Tuesday, March 31, 2009
Mencintai
Yup, menurut polling "Pride and Prejudice" adalah favorit semua penggemar Jane Austen. Elizabeth dan Darcy adalah pasangan yang paling membuat iri. Siapa yang tidak ingin dicintai oleh Darcy. Kesederhanaan penulisan novel ini juga menjadi satu daya tarik untuk membaca-membaca-membacanya berulang-ulang. Dan tidak sedikit penulis yang membuat sekuel dari "Pride and Prejudice"
Terakhir beli buku adalah Darcy's Passions salah satu novel retold Pride and Prejudice, bercerita dari sudut pandang Darcy. Pengarangnya lupa namanya, tapi berhasil memancing emosi. Selama membaca buku ini bantal ga kerasa udah basah, plus berlembar2 tisue. Novelnya sungguh mengharukan, air mata yg tiba2 merebak, membuat saya menghabiskan waktu lebih lama dari biasa untuk membacanya. Heran deh, kok bisa2nya hati ini begitu tergerak ya.
Sunday, March 29, 2009
Ngantuknyaaaa...
Waktu jalan di jakarta hari minggu kemarin, asli yg namanya jalan dan mall sepi pengunjung, ada apa gerangan? apakah penduduk jakarta sudah banyak yang dimakan alien? Tapi kemudian ingat, pertama ada hari nyepi (kamis yg lalu) sehingga kemungkinan besar orang2 sedang keluar kota. Kedua dengan banjing bandang akibat tanggul yg situ gintung yg retak mungkin juga membuat banyak orang "sedang melakukan tugas kemanusiaan di sana" dan bisa jadi karena gaji ga keluar juga, dll-dll
Aaaah otak beneran udah ga mau di rel yg benar karena ngantuk... tidur yuk ... tidur
Thursday, March 26, 2009
Cerita Sisa
Monday, March 23, 2009
Internet-an dari kamar kos
Tuesday, March 17, 2009
Kenikmatan di pagi hari
Shy ass istilah kasarnya, gegegege.... paling ga bisa bongkar muatan di tempat baru, misalnya di rumah temen. Makanya kalau travelling aku lebih senang booking kamar sendirian aja, soalnya kalau sharing suka ada yg mendadak mutung, ga mau melakukan kewajibannya. Otomatis dong seharian perutku bisa kembung ga jelas, dan bakalan kentut2 tanpa ada rem, malu2in deh.
Dan pagi ini juga dengan senang hati si asshole sudah bongkar muatan, membuat lega di perut dan di hati dan hari ini terasa indah... hmmmm
Wednesday, March 11, 2009
Kembali ke kegelapan
Berhubung mata sepet dan kaki yg bengkak-kayak-orang-hamil-karena-kelamaan-di-pesawat, aku pulang TengGo. Di kamarku sempat nyuci dulu, mumpung PAM lagi deras, sebelum terkapar di matras krn pinggang yg udah ga karuan lagi rasanya. Sambil leha2 dan baca kumik.. and PETTTTT.... gelap total lagi, weks... nyari senter dan ngabisin tu kumik, setelah itu aku jatuh di pelukan dewa morpheus, sampai kebangun jam 3.20 gara2 lampu nyala... what a night!
Monday, March 09, 2009
Last day on the long weekend
Akhirnya target belanja tercapai, hari ini mengunjungi kinokuniya, dan disana dapat buku grammar yg bagus. Secara aku dodol banget dengan grammar, makanya butuh banget buku bagus yg bisa menerangkan grammar dengan bagus. N aklu beli dvd original the coffee prince hahahaha.... akhirnya, plus CD ABBA lengkap, yang udah sulit banget dapatnya di Indonesia. Sekalian juga beli CDnya Billy Joel n Jason M'raz. Makanya isi koperku cuma buku dan CD doang. Some shopping huh...
Akhirnya the last day dari long weekend kita akhiri dengan last shopping di tempat coklat, ihi...ihi...ihi
Sunday, March 08, 2009
Long Weekend part 2
1. Sarapan
Memang di homestay disediakan sarapan (ceritanya bed and breakfast) tapi ga ada yg mau makan. Kita makan disalah satu kedai mi yg ga terlalu mahal. Aku tidak bisa ikutan sarapan mi, babi doang isinya, dan hanya pesan bubur wijen itam aja. Selain penasaran dengan rasanya juga salah satu bubur yg sudah tersedia pagi itu. Lumayan kenyang dan rasanya ga terlalu manis.
2. Sentosa Island
Setelah sarapan kita jalan menuju MRT terdekat dan baru ngeh klo kartu karcis bisa direfund 1 SGD tiap kali selesai perjalanan. Sampai ke ujung timur yaitu di Harbour front kita bisa naik cable car.... ga gitu terasa diatasnya deh. Ga kerasa tingginya, sedangkan temenku udah hampir panik.
Di Sentosa Island sebenarnya paling senang dengan pertunjukan lumba2nya di dolphin lagoon. Biarpun dicela sama temenku yg katanya masih bagusan di Indonesia pertunjukannya, tapi ga dijelasin dimana bagusnya. Klo aku sih ga banyak protes, karena seneng aja ngeliat pelatihnya tampaknya sayang banget dengan kawan sepertunjukannya. Caranya megang dolphin, perlakuannya pada dolphin sangat berperikehewanan. Bahkan menjelang acara berakhir, sementara perhatian penonton terfokus pada yg lain, si pelatih yg ada di depanku justru sedang main2 dengan dolphinnya...lucu banget.
Selain itu sih nonton film 4 dimensi log adventures... lumayan keren animasinya, tapi efek 4Dnya kurasa hanya akan mengagetkan anak kecil saja. Selain itu jelas melihat aquariumnya, yg biarpun kecil tapi lumayan. Dan pulang deh
3. Musium chinese town
Asli ni musium agak spooky... soalnya pas hanya kita bertiga aja yg lagi liat2 (hadiah gratis dari tur ke sentosa island), dengan ruangan remang2 tiba2 di tempat yg meja judi lampunya bergerak-gerak, hii... dan klo aku sih ngeliat ada orang lewat... cepet banget, ga tau apakah orang itu beneran ada atau...? hiii...huahahaha... mudah2an semua itu hanya kebetulan belaka.
4. Riverside tour
Sempet juga siangnya tur 45 menit di sungai. Lumayan kreatif dah orang singapura ini, kebetulan di tur yg kami pakai kapalnya terbuat dari bambu, tapi ga ada guidenya... payah ah... panduannya udah direkam dan si kapten tinggal pencet nyalain aja
5. Dinner
malamnya kita makan di Clarke Quay, di resto yg namanya Jumbo dan pesan kepiting ala singapura. Kembali menurut temenku makanannya ga seenak di jakarta. Beeuuuuh... klo cuma beda dengan jakarta sih ga usah aja jalan2. Padahal yg ngajakin long weekend ke singapore ya dia itu. Tapi sepertinya tidak ada hari yang terlewat tanpa complain deh.
Dan malam ini 2 temenku harus memakai counter pain, karena betis yg ga biasa diajak jalan dipaksain untuk jalan... hah... aya2 wae
Saturday, March 07, 2009
Long weekend
Dan untuk suasana tambah ramai, kami ajak D, adik temenku yg lain untuk ikut. Akhirnya 3 muskeeters ini berhasil pergi dengan damai ke Singapore, sambil cekakak-cekikik. Dan bagi 2 orang muskeeters itu, kunjungan kali ini adalah yg ke 3, sedangkan buatku yang ke 3 juga jika 2 kali transit di Changi bisa dianggap kunjungan.
Dan belum juga keluar dari Indonesia (baru nyampe ke imigrasi), D kena screening daftar cekal. Huahahaha.... namanya sama dengan salah satu orang yang masuk ke dalam daftar cekal. Seandainya dia harus berurusan lama dengan imigrasi, aku dan M sepakat untuk pura2 ga kenal aja, hahaha... untung urusannya tidak panjang, karena D memang bersih track recordnya. Walaupun D misuh2 juga waktu kami cerita bakal pura2 ga kenal klo dia sampai dicekal, kekekekeke.
Kita juga bisa menginap di apartemen yang cukup murah di kawasan Cavenaugh road. Aku pikir akan mirip kayak apartemen di hotel Galeria Ciumbuleuit gitu. Tapi ternyata tebakan kita salah besar, yg diiklankan itu adalah kamar di sebuah apartemen, sementara yg punyanya juga tinggal di situ, pokoke ala bed and breakfast dah... kacau. Apalagi waktu masuk kamar, lampunya remang2... langsung deh M komplain keras sama yg jaga... dodol banget. Yang akhirnya diganti lampunya saat kita keluar jalan.
Dan setelah itu kita jalan aja keluar. Karena hari udah malam, kiita akhirnya milih makan di mall aja dan kemudian belanja ke borders (Sebenarnya aku yg maksa mereka untuk ke Borders). Dan bisa dibayangkan aku lsg borong buku dong. Sudah dimaklumi juga sama 2 muskeeters itu bahwa ada book worm, sehingga mereka hanya bisa pasrah saja nunggu di toko buku... bego deh, hihihihi... (luv u girls).
Besok rencananya mau naik cable car ke Sentosa Island, trus ke Bird park dan lusanya mau puter2 sightseeing singapore pake jalan aer (Soalnya bosan bo liat mallnya, sama aja kali dengan mall di Indonesia). Walaupun aku yakin pemandangan yg terindah itu hanya dimiliki oleh orang Indonesia, mudah2an besok tidak mengecewakan tempatnya.
Tapi ada satu hal yang buatku tidak ada yg bisa mengalahkan singapore yaitu wifi gratisannya itu lho... dan di apartemen ini juga disediakan wifi gratis... Ini nih pelayanan terbaik untuk turis, sayang Indonesia sama sekali tidak memikirkan hal ini.
Whuaaaaa.... nguap deh aku, ngantuk, mau tidur dulu. M&D sendiri udah ga ada yg sadar, udah dalam2 semua napasnya... n mereka berdua bau counterpain lagi...hasil jalan yg jarang mereka lakukan di Jakarta... Sleep dream...sleep well!
Thursday, March 05, 2009
Jakarta hujan - Macet!!!
Padahal tadi pagi terang benderang, kok mendadak tengah hari langsung hujan and bikin macet. Oh my GOD. Parah... !!! ganti gubernur ternyata belum mampu mengatasi macetnya Jakarta.... Termasuk masalah banjir lokalnya. OK semua orang ga ada yg pulang tepat waktu... rasain... sengsara barengan....
Monday, March 02, 2009
I'm happy to have you..you...you...yes,you...as my friends
Wednesday, February 25, 2009
Campur aduk
Itu series beneran najong abis, sinismenya ampun2an. Suka kesel tapi juga geli, campur aduk, mirip dengan keadaanku saat ini. Karakternya dodol abis, yg kadang2 bisa kita temui setiap hari. Yg paling ga kebayang adalah karakter Michael Scott yg ignorant, insensitive, childish... so very pathetic. Memangnya ada ya boss kayak gitu?
Wednesday, February 18, 2009
Setrikaan Ayam
Monday, February 16, 2009
Kecanduan blog
Jadilah selama seminggu buta dengan informasi. Dan gawatnya membuat aku merasa tidak berdaya. Apa aku sudah perlu untuk therapy? Amit-amit ya...
Wednesday, February 04, 2009
Mandi di kantor lagi
Tuesday, February 03, 2009
Bego sendiri, sedih sendiri...tambah begolah
Monday, February 02, 2009
Test CV
Thursday, January 22, 2009
Masa penyembuhan
Sunday, January 18, 2009
The healing effect of Canon Palchebel
Namanya hidup sendiri yg bener2 sendiri, paling repot kalau lagi sakit. Gimanapun tenaga beneran habis disedot sama virus dan bakteri jahanam itu. Sejak sabtu kemarin badan udah kerasa agak2 “not delicious” hahaha, then hari minggunya beneran ambruk. Flu sialan memang selalu menyerang tulang2ku, kayaknya ga ada tempat favorit lain selain tulang buat mereka siksa.
Seharian aku merem, tidur2 ayam, ga buka mata tapi juga otakku tetep aktif. Udah ga sanggup untuk keluar, kepala beratnya bukan kepalang. Yg aku lakukan cuma minum, minum dan minum. Otomatis lah jadi sering pengen b.a.k, akhirnya pipis – tidur –pipis –tidur – pipis – tidur ………….-pipis-tidur. Dan walhasil malamnya ga ngantuk sama sekali, pake selimut bukannya keringetan tapi suhu tubuh naik. Aduh mamak... mana lg ga punya obat flu samasekali.
Setelah menggali2 sudut otakku mencari ini, keluarlah ide untuk dengerin Canon Palchebel di iPod, yg satu panjangnya 7 menit yg satunya 5 menit, lumayan kan dininabobok sama iPod. Dan memang lumayan karena setelah Canonnya selesai tau2 aku udah tidur, ada kali se-jam, kebangun sama entah lagu apa yg berisik, sambil mata ngantuk aku matiin iPod, suhu tubuh dah turun, dahi keringetan kutarik selimut dan pules sampai pagi.
Jadi buat yg lagi sakit flu n ga punya obat kayaknya bisa dicoba resep ini, asli ga ada efek samping. Kecuali lo punya penyakit kejang2 klo lagi demam, hehehehe... atau suka pingsan klo demam tinggi. Tapi jangan coba2 sama anak kecil karena belum dilakukan percobaannya, klo nekat resiko tanggung sendiri aja, huahahahaha...
Wednesday, January 14, 2009
Massage
Monday, January 12, 2009
Back to work, Baby...!
Thursday, January 01, 2009
A betrayal
Tuesday, December 30, 2008
Obat Diet Murah Meriah
Mana ada sih perempuan yang hari gini ga pengen langsing? Yang ada juga pasrah karena BB ga bisa turun2 trus bikin deh berbagai pepatah baru, hehehe. Termasuk aku dong, sampai pernah mengkonsumsi beberapa kapsul yg katanye MUJARAPPP dah buat nurunin berat n nahan nafsu makan aka kapsul diet yg harganya bikin gondok abis. Berhubung ga ada yg sukses menurunkan BB, kepelitan aku bicara and akhirnya stop-sama-sekali-ga-sudi beli produk2 kapsul diet itu, sebodolah ari gendut mah gendut we.
Beberapa hari yang lalu secara tidak sengaja membeli Asam Jawa tetrapak produksi Ultra, niat awal untuk substitusi makan buah supaya kemulusan kulit terjaga (hoekk… cuh…!). Ternyata tak disangka dan tak diduga ada efek samping yg bagus, nafsu makan menurun habis, and mendadak semua makanan jadi beneran unedible, hahaha. Dan bertahan cukup lama, 2 kotak untuk 2 hari hilang nafsu makan. Walopun belum sempat nimbang badan lagi sih, tapi kayaknya muka agak2 tirus and perut rada longgar dikit, hihihi, jadi pengen beli lagi si asam-jawa itu, lumayan ngerem nafsu ngemil. Mana murah lagi, sekotaknya cuma 3000 perak, bandingan sama kapsul2 diet yg bisa sampai 600000 sebulan, heuheuheu, untung besar...
Touch #9 apakah inspirasi lagu kepompong?
Thursday, December 25, 2008
Anti Make-up
Aku jarang banget pake make-up. Pengecatan muka secara profesional hanya terjadi di saat2 perpisahan sekolah atau wisuda saja, n udah lama banget tuh. Jaman dahulu kala ~ heuheuheu, fakultasku keukeuh menetapkan foto dalam ijazah kudu pakai pakaian nasional~ alias ala ibu Suharti, serasa jadi ayam goreng dah. Sialan, benar-benar diskriminasi gender tuh, karena mahasiswanya hanya disyaratkan untuk memakai jas saja. Saat itu Fotografernya sempat merayuku untuk membuat foto warna, mumpung lagi cantik katanya (biasa lah jualan gitu) ~ huh, jadi kalau pakai cat baru dikatakan cantik!~ yg otomatis aku tolak mentah2, cukup foto gaya ibu Suharti black and white wae.
Alasan aku anti make-up bukan karena daku bingung gender seperti yg dituduhkan banyak orang ~ sering banget dibilangin ga jelas jenis kelaminnya apa (duh ... kagak pada ngerti dengan model Androginis ya?)~ tapi karena aku alergi dengan segala cat muka itu! Ada yg lebih ga sopan lagi dengan mengatakan aku pahe dalam perawatan muka, sial... usahaku ga dianggap banget sih.
Sebenernya waktu jadi abg yg rajin langganan Gadis, aku udah tertarik dengan perawatan wajah n body. Jadi wajar aja saat masuk kuliah coba2 pake foundation. Sayang, hasilnya berbanding terbalik dengan harapan. Jerawatan bok, karena punya jenis kulit yg gampang keringetan, pemakaian dempul muka itu sukses menyumbat pori2.
Bencana lain berkaitan dengan semua penghias mata: eyeliner, mascara n eye shadow. Bahkan tidak ada profesional yg sanggup mengaplikasikan eyeliner di mataku. Tiap kali pinsil digoreskan, tiap kali mataku kegelian dan berkedip-kedip plus banjir air mata. Huahahaha, si Mbak-nya sampai bilang "tahan, jangan kedip2". Ga bisa mbak, refleks tau. Akhirnya dia menyerah dan memutuskan untuk tidak mengaplikasikan eyeliner di mataku. Aplikasi mascara sama aja hebohnya, tiap kali sikatnya nyentuh bulu mata, mataku langsung kedip2 genit, gyahahaha, seharusnya kan ga ada saraf di bulu mata tuh - kok bisa terasa geli banget ya. Ditambah lagi mataku akan terasa pedes2 gitu, ga peduli maskaranya merek murah atau branded. Sedangkan eye shadow tidak menimbulkan kedip2, cukup bentol2 beberapa saat setelah diaplikasikan.
Karena terjadinya berkali2, aku memutuskan hubungan dengan make-up. Tampil polos dengan warna alamiku sajah. Kadang2 sih pake lipstick, klo lagi mood.
Tapi wajah mulusku bukan tanpa usaha dong. Perawatan ekstra biar kulit tetap terlihat sehat dan cantik tanpa make up untuk menutupi kekurangan. Kenalan2ku sering bilang, "enak ya, ga ada jerawat." Bok, 2 kali cuci muka dengan sabun khusus pagi dan malam, plus toner and moisturizer, plus antioksidan n sunblock, dan finishing touch lose powder gitu. Kalau malam ditambah dengan night cream and seminggu sekali dipeeling. Gila aje lo, usaha n modal duit juga. Secara muka yg belagu ini ogah kalau pakai perawatan dari mustika ratu atau sari ayu. Bahkan untuk tampil natural pun membutuhkan biaya, kalau nggak premature aging lah. Kalau udah terjadi premature aging, susah untuk memulihkannya, karena ga ada tukang sihir lagi yg hidup di abad ini. Walhasil ga ada yg bisa nebak umurku dengan tepat kalau hanya melihat tampangku doang, orang indonesia aja ga bisa apalagi bule.
Resiko lainnya dengan bejibun peralatan lenong itu, bawaanku untuk bermalam 2 hari sama beratnya dengan bawaan selama seminggu. Nyengir aja klo ada yg ngoceh "banyak banget sih bawaannya". And ngikik waktu melihat muka2 bengong saat aku mulai ritual pagiku. Biasanya setelah itu mereka sadar-sesadar sadarnya bahwa aku ga bingung gender. Hahahaha, sial...!
Tuesday, December 23, 2008
Around Forty
Rese deh... rese tau
Tuesday, December 16, 2008
Bosan binti boring
Kemarin di kantor aku bermalas-malasan. Soalnya ga ada deadline yg harus dikerjakan, dan internet moodnya naik turun. Bentar-bentar mati. Jadinya kemalasanku meningkat 200%. Huahahaha... biarlah, anggap aja kompensasi dari 2 minggu berturut2 harus kerja hari sabtu.
Klo udah begini baru nyadar deh dengan maksud ayat yang mengatakan dunia itu hanya tempat permainan belaka. Ga ada bedanya jaman sekolah dulu dengan masa dewasa kini. Coba aja liat blog-nya anak2 kecil yg ga jauh beda cara penulisannya kecuali isi pembicaraannya. Atau mungkin jalan pikiranku saja yang memang masih ga mau beranjak dari zona aman dunia anak2? hahaha.
Ga mungkin kali ya, kan berlogikanya saja sudah lain, plus mata duitannya. Begitu... aku kan tidak sepolos yang kau sangka. .. (blushed mode: on).
Hah, bingung deh mau nulis apa lagi. Tulisanku ini bener2 kacangan kelas teri. Jadi inget sama teri kacang, lauk terenak di dunia, huahahaha... Jaman dahulu kala, saat aku masih imut2 manis dan memandang dunia dengan mata jernih tanpa dosa, teri kacang adalah menu utama. Buatnya ga susah kok, cukup bermodalkan cabai yang digerus dengan bawang dan garam, goreng teri (teri apa aja, yg paling enak itu teri medan), goreng kacang. Ambil 1-2 sdm minyak bekas goreng teri dan masukkan cabe yg udah digerus, oseng sampai matang, terus masukkan teri - kacangnya. Jadi deh. Syarat enak, masaknya mesti pake kayu bakar, nasinya dibuat di misting. Dijamin akan jadi teri-kacang terenak sedunia, whuahahaha, soalnya perut udah keruyukan habis cari kayu bakar, trus bikin api, trus nunggu nasi matang. Ditambah lagi rebutan porsi sesama anggota team, yang membuat nafsu makan bertambah tinggi.
Monday, December 15, 2008
Kwek...kwek..kwek...
Thursday, December 11, 2008
Bumi hampir selesai melakukan satu putaran ke matahari
Saturday, November 29, 2008
Penantian
Kutunggu dengan sabar. Rahasia ini akan terjawab satu saat.
Wednesday, November 26, 2008
CD/DVD yang tidak bisa kudapatkan di Indonesia huahuahua
Friday, November 21, 2008
Sepi
Monday, November 17, 2008
Mau sehat aja susah
Berbeda dengan jalan, kakiku cukup kuat untuk diajak jalan kemana aja, sejauh apapun juga asal pakai sepatu jalan yang nyaman. Untuk sekedar membuang energi aku lebih senang melakukan jalan cepat, lumayan kok energi yang dibakarnya hampir sama dengan energi yg dipakai lari. Bahkan dgn faktor U sekarang aku masih mampu naik tangga sampai tingkat 3 tanpa berhenti atau ngosngosan. Baru nyerah kalau harus meneruskan sampai ke tingkat 4.
Tapi yg paling menyenangkan untukku adalah yoga/pilates/aerobik dan renang. Berhubung ga PD untuk olah tubuh tanpa pelatih, maka olahraga favoritku tanpa pelatih adalah renang. Sejak kecil aku ga ada takut2nya untuk masuk air, padahal sih ga jago2 amat berenangnya. Lucunya, semakin lama aku jadi semakin mahir berenang. Dulu2nya sih suka disergap panik kalau ada di tempat yang dalam, takut ga kuat napas di tengah2, weks bisa kelelep aye. Tapi sekarang udah PD. Caranya nyemplung di tempat dalam dan berenang ke tempat yg lebih dangkal, atau berenangnya di pinggir kolam aja, jadi klo udah ga kuat napas bisa menepi, hihihi....
Di jakarta sih kolam renang banyak jenisnya, dari yg murah sampai yg mahal, tinggal dipilih. Tapi di tempatku sekarang hanya ada 2 pilihan, berenang di kolam hotel berbintang yg tarif masuknya 75ribu atau berenang di laut, gratis, tinggal punya nyali aja. Berhubung nyaliku kecil, maka aku lebih rela dompetku menipis. Hhhh... mau sehat aja kok susah ya?
Thursday, November 13, 2008
Rezeki itu sudah ada yg ngatur

Wednesday, November 12, 2008
Kalau bete curhat sama siapa?
Pada dasarnya sih aku adalah miss complain, tetapi entah kenapa ga pernah terbiasa untuk curhat. Mungkin karena pernah kepentok beberapa kali dengan nasihat seperti "Aduh, jangan bawel deh" atau "Masih untung hanya segitu, gw nih...bla..bla..bla.." That's why aku malas banget buat curhat. Tapi berlaku seperti ini juga diprotes sama temanku lagi, "kok aku terus ya yg curhat, kalau lo mau curhat sama aku boleh kok" hahahaha... curhat salah, ga curhat salah.
Back to my friend yang terakhir curhat, dia sedang dalam keadaan malang karena mendapatkan kolega yang menyebalkan. Bapak2, eks petinggi PNS, yg merasa punya ilmu setinggi langit dan super duper kaku ga kenal dengan yang namanya diskusi. Kata temanku, si bapak selalu mulai dengan "Saya maunya ...bla..bla..bla.." Beeeu... itu adalah kolega dengan tipe yg paling menyebalkan. Sehingga aku menyarankan temenku untuk hunting lagi kerjaan baru. Cowok dengan tipe kayak gitu ngerasa dirinya pintar tanpa pernah mau mendengarkan orang. Please deh, hare gini, ga punya kemampuan listening? kelaut aja deh.
Akhirnya selama beberapa minggu terakhir ini aku sering menerima telpon yg ga bisa diperkirakan waktunya untuk mendengarkan temenku meringankan batu di hatinya. Hahaha.... biasanya pakai ilmu konseling, karena aku ga tahu nasehat apa yang layak diberikan padanya. Aku toh bukan orang bijak, yang bisa kulakukan adalah meminjamkan telinga saat temenku membutuhkan teman curhat.
Monday, November 10, 2008
Chef Indiahe
Waktu sampai perut sudah keroncongan berat, karena itu kami langsung saja pesan makanannya. Ogah makan nasi, kita pesan nan saja plus daal, plus kare kentang (hahaha... gw lupa namanya) and kambing dong. Minumnya tentu saja Mango lassi (hahahahak.... udah kebiasaan berat di resto jepun mesti Ocha, di resto Indiahe mesti lassi).
Karena tamunya hanya 2 meja (1 meja gerombolanku) maka makanannya cepat keluar dan langsung kita sambar. Ga pake sendok-garpu lagi, kita makan ala indiahe saja, pake tangan. Padahal kita bertiga cewek semua, tapi ... rakus semua juga.
Eeh, ga lama kita dapat surprise dikunjungi sama Chef nya. Apakah dia melihat kita yang makan sangat-sangat lahap, hahaha... dia nanya, gimana kambingnya ga kepedesan - in english. Terus kita kasih compliment, no...it's delicious. Wehehehe... berkembang deh idung si Chefnya. Mungkin selama ini klo tamu pere makannya apik kali, sehingga mengesankan ga enak. Sedangkan kita makannya rakus banget, jadinya daripada bengong dia sempatkan untuk nengok kita. Plus kesempatan untuk promo kali... soale dia langsung saja mempromosikan buffet hari minggu yang akan diisi dengan makanan dari south dan north indiahe. Tapi lemayan kok, kita dikasih kue manis cuci mulutnya.... lemayan...lemayan.... perorang hanya habis IDR 115.000, yeah ga beda jauh sama makan steak dah. Untuk resto fine dining kurasa cukup murah, walopun aku lebih cocok dengan masakan di hotel ambhara... di Ganesha terlalu asin untuk seleraku.
Thursday, October 23, 2008
Jejak umur kronologis
Orang Indo aja sering nebak umurku kadang 10 tahun lebih muda dari umur kronologisku. Sedangkan klo bule lebih parah lagi, karena ada yang nebak aku ABG padahal umurku saat itu udah banyak banget, hiks...hiks...
Lihat deh artis klo ditanyain rahasianya apa bisa tampil awet muda, pasti jawabnya: olahraga teratur, minum air putih, makan sayur, bla...bla...bla.... Bo'ong banget tuh, aku ga doyan olahraga, addict sama teh n jarang minum air putih & carnivora, tapi berhubung susunan tulang dan kulitku yg diwariskan secara genetis oleh ibuku membuat tahun-tahun seperti tidak memetakan jejaknya pada diriku. Itu aja, klo secara genetis dan anatomis ada pewarisan terlihat lebih muda dari umurmu maka jadilah awet muda, klo ga ada pewarisan genetis, lo mau yoga sampai tingkat yogi, minum air putih bergalon-galon, makan ala diet kambing, tetep aja keliatan jejak kronologis di wajahmu. Begitsu...
Wednesday, October 22, 2008
Move Forward
Shock juga waktu melihat profil 2 orang yang pernah bikin hatiku melompat-lompat dahulu karena mereka yg waktu remajanya imut-imut itu, sekarang menjadi hmmm... sedikit amit-amit, huahahahahaha... Sekarang aku baru tau kenapa dulu Tuhan tidak mengabulkan doaku agar bisa pacaran sama mereka, itu karena Tuhan tahu yang kusuka itu adalah cinta itu sendiri dan bukan orangnya. Hahahahaha..... emang ga bisa ngibul di depan Tuhan ya.
Memang aku sangat paham dan mengerti waktu satu sobatku mengatakan "orang yg kamu suka dimasa lalu itu, kalau ketemu sekarang belum tentu sama seperti bayanganmu". Tapi mengerti dan merasakan itu berbeda, hahahaha... tetep aja shock waktu liat fotonya. My God, inikah orang yang dulu aku suka itu??? kok ga mirip??? *Pletakkkk...~ Adaow... siapa sih yg jitak gw?*
Jadi ... Move forward dear.... sebuah bisikan lembut membelai telingaku... hahahaha... OK Boss, dengan kecepatan tinggi nih...!!!
Tuesday, October 21, 2008
Tidak Beradab
Tadi malam aku baru tidur sekitar jam 12.00 WIT, walaupun sudah setengah watt sejak jam 10-an. Udara panas menyengat akhir-akhir ini, sebenarnya sudah satu siksaan tersendiri, ditambah dengan dismenorrhoe, lengkaplah penderitaanku semalam. Kucoba berbagai posisi sampai akhirnya bisa tertidur cukup pulas. Tiba2 ada orang berteriak-teriak di halaman kamar kost yang menyeret kesadaranku kembali. Setengah mengantuk aku sadar ada pertengkaran antara seorang laki-laki dengan beberapa orang di tempat kos ini. Hadoooh, jam berapa sih ini? Ternyata sudah jam 3 WIT. Seribu topan badai, alamat aku akan terlambat bangun ini. Gila banget, apa ga bisa bertengkar di siang hari saja. Malam tuh waktunya untuk tidur tahu, ga ngerti deh... Pengangguran? Tukang Mabok? atau apa? Aku ga peduli kalau itu dilakukan didalam kamar kos, paling tidak sedikit teredamlah suaranya, tapi di halaman? dengan suara sekenceng itu? Benar2 manusia tanpa peradaban deh. Gih... balik sono lo ke jaman purba! Kalau mau hidup di jaman ini belajar etika dong. Namanya rumah kos, anda tidak berhak mengganggu ketenangan orang lain yang kos juga di situ. kite2 juga bayar, monyong!!!
Sunday, October 19, 2008
Roda sedang menggelinding ke bawah
Begitulah... Sekarang aku harus menetapkan diri, apakah akan menerima penempatan baru atau mencari pekerjaan baru. Yup....mikir lo. Rasain deh....!!! makanya jangan suka ngimpi...huahahahahaha
Monday, October 13, 2008
Buntu
jadi...aku harus gimana duonkkk? Ilham...ilham... datanglah....!!!!!!!!!!
Community Forum ala Indonesia
Forum ini diisi dari semua suku bangsa di Indonesia, dengan persamaan semuanya bisa bahasa Indonesia dan pernah tinggal atau lahir di Indonesia. Tujuan awalnya sih mulia yaitu sebagai forum melepas kangen dari anak bangsa yang saat ini tinggal jauh dari Indonesia, dan bagi mereka yang berasal dari Indonesia bisa mendapat pencerahan dari member yg tinggal di LN seperti apa kehidupan di sana.
Sayang di sayang, seperti lazimnya sebuah negara, forum ini merupakan miniatur Indonesia. Dengan kata lain: menjunjung moral tinggi sekaligus menyembunyikan oknum yang gemar menjatuhkan orang lain melalui serangan pena maupun gosip. Jadi sudah lebih dari satu kali forum ini digoyang perpecahan membernya yang beberapa diantara mereka gemar menggunakan kata-kata yang dipungut dari keranjang sampah atau sekedar saling adu domba saja.
Asli dah... gosip celeb aja kalah dibandingkan dengan intrik yang ada di dalam forum ini. Rupanya terkuak lagi sifat bangsaku ini yaitu gemar melakukan intrik dan senang menonton gosip. Whuaaaaah... cape deh. Ga malu apa ya? Udah tua masih betengkar di forum yang terbuka ke publik?
Friday, October 10, 2008
CHANGE ~ inspiring series for politician
Adegan yang paling aku suka saat episode awal Asakura Keita menjalankan tugas PM nya. Ceritanya adalah kasus nelayan yang kerugian akibat pembangunan dam yang menyalahi amdal. Gara-gara dibangun dam tanpa memperhatikan amdal, di sungai yang terbendung jadi banyak ubur-uburnya yang menyengat ikan2 di sungai itu. Otomatis ikannya jadi berkurang dan masyarakat nelayannya jadi tidak punya pekerjaan. Rakyat mengadukan pemerintahnya dan meminta perbaikan. Oleh PM lama diabaikan karena harus memberikan ganti rugi yang cukup besar, karena keteledoran memang ada di pihak pemerintah.
Saat kasus ini masuk ke PM Asakura yang baru dilantik, oleh kabinetnya dia dipaksa untuk menandatangani pernyataan bahwa pemerintah tidak bersalah dalam kasus ini. Tapi PM Asakura maksa untuk melihat analisa amdalnya. Yang tentu saja berlawanan dengan pernyataan tersebut. Trus PM Asakura bilang bahwa dia akan memberikan ganti rugi. Kabinetnya yang berisi politisi senior tidak setuju dan mengatakan bahwa ganti rugi yang dibayarkan sangat besar, dan kewibaan pemerintah tercoret. Dgn COOL PM Asakura menjawab bahwa walaupun dengan resiko negara bangkrut dia akan memperhatikan rakyatnya, karena sebuah negara terbentuk memang untuk mensejahterakan rakyatnya apapun harganya. Gilee...kereeen, seandainya ada politisi berhati jujur seperti ini di Indonesia.
Serial ini beneran bagus banget mengungkapkan intrik para politisi senior yang sudah kehilangan hati nurani dan rakusnya hanya mengincar kedudukan dan kekuasaan tertinggi untuk kenyamanannya. Mereka lupa bahwa saat pertama kali terjun ke dunia politik sebagian besar didasari niat untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat. Persis janji-janji muluk parpol2 di Indonesia, yang sebagian besar sudah berisi manusia2 serakah pemburu kedudukan, harta dan kekuasaan.
Entahlah apakah para politisi itu bisa menangkap dan terinspirasi dengan serial ini. Secara mereka sudah defisit hati nurani dan rasa malu, dan terang2an berani mengeluarkan modal untuk bisa menjadi petinggi negri dengan tujuan untuk menguras habis kekayaan ibu pertiwi menjadi kekayaan pribadi.
Wednesday, October 01, 2008
Karena terobsesi
Thursday, September 25, 2008
Shopaholic pulang kampung
Friday, September 19, 2008
Musim Mudik
Sunday, August 31, 2008
Penjara sang Sophacholic
Tapi…mungkin nanti sore aku bisa beli majalah saja. Tempo atau Gatra masih lumayan untuk dibaca. Paling tidak ada intrik politik yang bisa disimak. Mungkin Nova juga kalau ada yang baru. Hahaha, jatuh banget pilihan bacaan di pulau ini. Bagaimana lagi, toko buku yang ada hanya menyediakan bacaan-bacaan seperti itu saja. Gramedia saja tidak buka cabang di sini. Paling dekat harus ke Menado.
Sebenarnya sih bisa saja untuk ke Menado setiap bulan, seandainya jadwal pesawat cocok dengan waktu weekend. Padahal kalau ada jadwal rutin pesawat hari Sabtu ke Menado dan hari minggu ke Ternate, mungkin aku tidak akan mengomel seperti ini. Belum lagi tidak ada ticket box di bandara, walhasil saat memerlukan tiket pesawat kita harus pesan di travel agent nya di Ternate. Beneran berabe deh.
Lalalala, shopacholic dipenjara dalam sebuah pulau karena dinyatakan bersalah suka menghamburkan uang di mall. Walhasil di dalam penjara ini shopacholic bisa sedikit menabung gajinya untuk dihamburkan saat diberi kesempatan beradaptasi di masyarakat sebenarnya. Shopacholic tidak mungkin bisa menghilangkan kegemarannya belanja, karena belanja adalah ketrampilan dasar yang diajarkan oleh neneknya di usia balita. Dan akhirnya dijadikan terapi psikologis saat bete karena shopping selalu memberikan efek menyenangkan.
Bayangkan saat-saat menggetarkan memasuki sebuah toko baru dan terpukau dengan gemerlap barang didalamnya. Fase awal adalah scanning seluruh toko dengan mata dan setelah itu mulai mendekati barang2 yang menarik untuk dilihat dengan detil, kalau baju diraba kehalusannya, diperiksa jahitannya dan dicoba untuk melihat bagaimana jatuhnya. Kalau sepatu tentunya ditilik luar dan dalam dan dicoba apakah nyaman atau tidak. Heueheuheuheu.... ngences deh.
Merupakan suatu kesenangan tersendiri untuk memasuki toko-toko di negri jauh. Berbelanja dengan kepuasan total, yang penting jangan pikirkan kurs-nya, yang akan menyabot kesenangan berbelanja. Karena itu sejak dari Indonesia sudah memastikan akan menghabiskan berapa di sana, dan tukarlah uangnya ke mata uang asing itu dan terlarang untuk menambah jatah.
Walaupun memang sensasi berbelanja di negara lain itu berbeda, tapi belanja di bandara Changi adalah sensasi tersendiri. Maklum dah, selama ini aku belum pernah secara resmi pergi ke Singapore, padahal deket banget. Yang ada hanya transit saja di sana. Kesempatan terakhir untuk menghabiskan dollarku. Karena pantang juga bagiku untuk menukarkan sisa mata uang asing kembali ke rupiah, whahahahahaha...
Saturday, August 30, 2008
Yotsubato! Manga Scan

Maaf gramedia, terpaksa mendahului, juga buat Kiyohiko Azuma sensei, don't worry, I will buy the indonesian translated of Yotsubato Manga, once it published. Tetapi karena aku tidak sabaran, boleh juga dong mendownload manga scan nyahhh.. Maaf link mangascannya ga ditampilkan disini, jaga-jaga supaya jangan ditutup thread itu.
Ngomong-ngomong manga scan aku hanya tertarik untuk download karyanya Adachi Mitsuru sensei dan Yotsuba ini. Karya Adachi Mitsuru sendiri sudah lama menjadi favoritku. Sekarang ditambah dengan Yotsuba. Nodame Cantabile dan Piano no Mori juga favoritku, tapi aku lebih sabar menunggu terbitan gramedianya saja.
Hampir tidak ditemukan komentar yang tidak suka dengan Yotsubato. Such a pure Joy dan garis expresi wajah yang superb membuat Yotsubato jadi manga yang bisa dinikmati semua kalangan. Selalu memberikan efek senyum setelah membacanya. Kiyohiko Azuma sensei berhasil membuat manga yang layak dipoejiken.
Weekend ala Jomblo
Menikmati weekend ala jomblo bisa dengan beberapa cara. Kalau di Jakarta aku menghabiskan waktu dengan menikmati mal dan toko buku atau luluran dan creambath, dengan catatan kalau masih ada budget. Kecuali sedang banyak cucian, maka aku akan bangun pagi dan mencuci.
Tapi sejak aku bekerja lagi di bush area, maka hari libur terisi dengan golek2an dan nonton film di laptopku - kalau lagi beneran malas, malah hanya makan snack yang ada saja di kamar kost-ku. Saat tidak malas maka aku akan ke kantor dan menikmati internet, hahaha, lumayan koneksinya lebih cepat karena tidak ada saingan pengguna internet.
Beda jika aku sedang cuti, di kamar lamaku yang adem dan luas weekend bisa kuhabiskan dengan membaca ulang buku2 favoritku yang ada di koleksi lama. Nah, siang sedikit kalo berminat tinggal merayu adikku untuk mengantar toko buku dan mencari makanan yang jarang aku temukan di tempat kerjaku. Atau belanja ke supermarket dan masak-masakan.
Sesekali jika sedang ke tempat temanku maka weekend biasanya bisa melakukan aktifitas2 lain2. Nonton ke bioskop, berenang, hang out di cafe.
Aah... hidup menjomblo tidak selamanya sepi lho. Memang sih jomblo itu membuat orang tetap memelihara kemalasannya.. Aaahhh... dasar himono onna.
Tuesday, August 26, 2008
Kerja? ... KERJA!
Bagiku bekerja adalah aktualisasi diri. Pengakuan terhadap diri ini sebagai individu yang punya arti di masyarakat. Ada pencapaian-pencapaian yang tidak bisa dinilai hanya dari rupiah yang kita hasilkan. Walaupun aku juga tidak sanggup untuk bekerja 9 to 5 dan melakukan hal-hal rutin, tapi aku juga tidak sanggup untuk bekerja sepenuhnya tanpa karir, seperti dilakukan oleh sekelompok kecil teman-temanku di klub alternatif yang turut kudirikan.
Pada akhirnya aku punya mimpi-mimpi dan ambisi yang masih berkait dengan pencapaian dalam keuangan dan dalam kenyamanan yang bisa aku nikmati. Sedangkan temanku mengatakan dia melacurkan diri saat memutuskan mengambil kerja temporer di salah satu instansi pemerintahan. Ah, inilah kami, salah satu bagian dari generasi yang ditempa oleh alam liar dan masyarakat adat yang menguasainya.
Jadi tidak ada yang salah dari pilihan kerja kita. Tergantung dimana passion kita dalam menetapkan pencapaiannya. Gajikah? Sekedar menjadi produktif saja? Membantu mengubah mereka yang termarjinalkan? Pencapaian individu? menumpuk kekayaan yang tidak akan habis dimakan 7 turunan? Penemuan baru? hanya diri ini yang bisa menjawabnya.