Tuesday, October 06, 2009

Hug means ...

Baby come to me
Let me put my arms around you
This was meant to be
And I most so glad to found you
Need you everyday
Got to have your love around me
Baby always stay
Cause I can't go back to living without you

Sepenggal lirik lagu itu merupakan gambaran hubungan Sujini dan Dam Duk dalam serial the Legend. Dam Duk awalnya hanya merasa tenang dan bisa santai kalau ada Sujini yg tomboy, serampangan, hobby minum arak dan jago panah itu. Tapi hati Dam Duk sudah diserahkan pada Kiha, yg tersisa hanya persahabatan yg unik bagi Sujini.

Persahabatannya dengan Dam Duk, sang reinkarnasi raja Joo shin, membuat Sujini selalu ada di samping Dam Duk untuk mengabdi pada calon raja yang akan membawa kesejahteraan pada negara goguoryu. Ada magnet diantara kedua orang ini karena sebenarnya Sujini adalah reinkarnasi dari cinta sejati raja Joo shin, Sae Oh. Walaupun keduanya tidak menyadari hal itu.

Kekaguman Sujini pada Dam Duk sebenarnya telah lama berubah menjadi cinta mendalam. Kebutuhan Dam Duk akan keberadaan Sujini setiap hari disekitarnya perlahan-lahan mengubah perasaan persahabatan biasa menjadi kasih sayang yang luar biasa. Sedangkan cintanya pada Kiha menghilang secara drastis saat kematian ayahnya dan keberpihakan Kiha yang terpaksa pada pihak musuh.

Sujini lah yg berada di samping Dam Duk dan mendukungnya saat melakukan perang yang nyaris tidak mungkin dimenangkan. Sujini yg mengobarkan semangat disaat Dam Duk terpuruk. Tapi Sujini juga yang mengambil keputusan untuk menghilang dari hidup DamDuk selamanya, setelah tahu dirinya bisa menjadi sumber bencana di alam raya. Saat Sujini menghilang adalah saat Sang Raja sadar keberadaan Sujini bukan sekedar teman minum arak dimalam hari, atau prajurit yg penuh keberanian untuk berperang di samping raja yg sangat dihormatinya. Saat sadar Sujini menghilang, tidak ada arti lagi untuk meneruskan perang dan mencapai kegemilangan sebagai raja Joo Shin, Dam Duk memutuskan untuk mencari Sujini dan membuatnya selalu ada disisinya, tak peduli Sujini akan menjadi sumber bencana baginya. Hidup tanpa Sujini sudah menjadi bencana yg nyaris tak tertahankan oleh Dam Duk yg selalu kehilangan orang-orang terdekat yg dicintainya: ayah-bunda-kiha, jadi jangan sampai Sujini pun hilang. Dialah pelita hidup Dam Duk.

"Rajaku, saat ini bukan waktunya mencari Sujini, dia akan mampu bertahan hidup dengan kemampuannya, kewajiban lebih besar dipikul seorang raja untuk anak buah dan rakyatnya," jendral kepercayaannya menasihati.

"Aku-tak-peduli!!!" Raung Dam Duk murka, tidakkah jendral itu punya seseorang yang disayangi juga?

"Junjunganku, ijinkan saya mencari Sujini dan membawanya ke hadapan Tuanku. Jadi Tuanku pergilah memimpin pasukan untuk berperang. Saya pasti akan menemukan dan membawa Sujini kembali," sang penjaga dewa naga menawarkan bantuannya.

"Bagaimana caramu menemukan dia?"

"Tidak tahu, tapi saya pasti akan menemukannya, karena dialah yg selalu ada dalam mimpi2 saat saya masih terkutuk."

Dam Duk menatap mata sang penjaga dewa naga, menemukan tekad dan kepastian disana, dan akhirnya melepaskan dewa naga mewakilinya.

----
"Aku tak akan kembali kesisi raja, terlalu berat bagiku kalau harus menjadi bencana baginya"

"Tapi kau perempuan sang raja bukan?"

"Mungkin"

"Jadi kenapa tak kembali ke sisinya"

Sujini tersenyum kecil, "aku takut memastikan, mungkin kami akan berjodoh di kehidupan berikutnya. Jadi kawanku, katakan pada Raja, bahwa kau tidak menemukanku, bahwa aku sudah mati, dan kau menggantikan diriku, harus selalu ada disamping raja setiap saat, membuatnya tersenyum minimal sekali sehari, bawakan arak dimalam hari saat raja gundah tak bisa tidur, temanilah dia disaat banyak masalah yang dipikirkan karena Raja sangat mudah kesepian. Berjanjilah kau akan melakukan apa yang aku ingin lakukan tapi tak bisa kulakukan, karena takdirku, sebagai reinkarnasi black phoenix. Aku memilih mati daripada harus menjadi penyebab hancurnya dunia"

Sang penjaga dewa naga menatap tajam mulut Sujini, melihat keteguhan disana. Dinantinya Sujini pergi sebelum dia kembali kepada Raja.

-----
"Kau tidak berhasil menemukan Sujini?"

"Tidak tuanku, Sujini meminta saya mengatakan pada tuan bahwa saya tidak menemukan dirinya"

"Seandainya aku datang ke tempat pertemuanmu dengan Sujini, apakah aku akan menemukannya tetap ada disana?"

"Tidak tuanku, dia sudah pergi tanpa diketahui arahnya dan bertekad untuk tidak ditemukan."

Kewajiban menahan Dam Duk untuk mencari Sujini.

----
Tahun kedua menjadi Raja Joo shin, Dam Duk menemukan jejak Sujini tapi Sujini dengan cerdik menghilang dari hadapan Dam Duk

----
Tahun ke 8 menjadi raja Joo Shin, Dam Duk mendapat jejak segar Sujini. Tanpa mempedulikan jendral-jendral dan pasukannya dia berkuda sendiri. Para jendral kebingungan mencari penyebab tingkah aneh dan tidak sabaran Dam Duk yg biasanya terkontrol, sabar dan penuh strategi. Hanya sang penjaga dewa naga yang paham arti kegelisahan sang raja.

Dan setelah berkuda ke luar kota Dam Duk menemukan seorang perempuan cantik sedang memperbaiki roda kereta, ada anak lelaki kecil pintar dan lucu bersamanya. Perempuan itu Sujini, tapi siapa ayah anak Sujini? Tapi dia Sujini, pelita hidupnya, orang yang disayang melebihi nyawanya, asal dia mau ada kembali kesisinya pun sudah menjadi kebahagiaan tak terhingga, air mata perlahan membasahi matanya. Hampir tak percaya bisa menemukan cinta sejatinya hidup dihadapannya.

"Apakah semua barang ada didalam kereta ini? Pantaslah rodanya rusak, kalau tidak kau pasti sudah bisa mencapai kota, biar kubantu perbaiki" ucapnya bergetar.

Perempuan itu berpaling, terkejut, terdiam.

Sang raja berjalan mendekati kereta dan memeriksa rodanya

"Kau diam disini, biar kupanggil pengawal untuk memperbaikinya."

"Terimakasih atas kebaikanmu Tuanku, tapi perempuan yg kau kenal dulu, anggaplah sudah mati dan aku hanya perempuan yang kebetulan mirip dengannya. Kembalilah tuanku ke istana."

Dam Duk pun menendang roda yang rusak sekuat tenaga dan membuatnya copot. Rasa marah memenuhi hatinya, menyadari keengganan Sujini untuk kembali kesisinya.

"Kau tidak bisa menghilang lagi dari hadapanku, aku tidak pernah percaya setiap kali orang mengatakan kau sudah tiada," raungnya penuh perasaan.

Tak tahan lagi dipeluknya Sujini erat-erat,
"Istanaku adalah tempat dimana kau berada, dan aku akan membawa pasukanku kemari ke tempatmu. Aku sudah tahu kau reinkarnasi black phoenix, bahwa aku harus membunuhmu dengan tangan sendiri saat kau berubah menjadi black phoenix dan akan menghancurkan dunia. Tapi sampai itu terjadi, tetaplah disisiku, karena aku menyayangimu melebihi nyawaku."

Sujini pun tidak ingin lagi memungkiri perasaan, dipeluknya Dam Duk erat-erat. Tidak ingin lagi membuatnya menderita lebih parah.

"Berjanjilah kau akan segera menghabisiku begitu aku berubah menjadi black phoenix" bisiknya. Dam Duk hanya mengeratkan pelukan sebagai jawaban.

Dan sekian lama mereka berpisah, Sujini tak pernah sekalipun berpaling hati, anak laki-laki itu adalah keponakan Sujini.

Cinta Dam Duk pada Sujini dimainkan dengan baik oleh BYJ dan pemeran Sujini, membuat hatiku berdebar-debar saat menontonnya. Hubunga diantara mereka menjadi hubungan paling romantis. Dan BYJ beneran cocok berambut panjang, plus karismanya sebagai raja, dan tingkahnya sebagai pangeran yg kesenangan utamanya menyelinap ke luar istana, pokoknya, cakep banget dah. Aduh Yoon sama, kupersembahkan hatiku diatas baki pualam untukmu
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Sunday, October 04, 2009

Move forward

Perlahan-lahan luka di hati itu makin samar dengan berlalunya waktu (plus bertambah bijaknya saya-perhaps). Sebenarnya sudah lama saya sadar bahwa saya sebenarnya tidak mencintai laki-laki itu dengan sungguh-sungguh. Patah hati saya itu palsu, perasaan sebenarnya adalah terhina, tersinggung karena dicampakkan dan merasa tertipu. Tapi dasar saya bolot, untuk memahami perasaan itu saja butuh bertahun-tahun.

Setelah faham, tidak juga membuat kemajuan bagi saya. Dendam tersimpan didasar hati teruntuk laki-laki sial itu. Saya membuang-buang waktu dimana seharusnya saya melihat kehidupan di hadapan saya dan meninggalkan masa lalu di belakang.

Kini belenggu masa lalu sudah banyak lepas, tinggal menunggu keberanian saya untuk melangkah dari titik beku itu. Perasaan terbebaskan ini sejalan dengan tumbuhnya keberanian di dalam hati. Saat ini saya tidak ingin berkompromi dengan perasaan, siapapun yang mau mencintai saya mesti menerima seutuhnya, baik dan jeleknya saya. Seperti saya juga siap menerima seseorang itu seutuhnya dengan segala kebaikan dan keburukannya. Tapi tentu saja tidak cukup hanya tekad, tapi juga aksi. Dan disinilah sang naga hadir, saya enggan meninggalkan comfort zone sebagai perempuan yg punya kontrol penuh terhadap segala tindakan dan aspek finacial. Jadi apakah akan ada seseorang untuk saya? Mudah2an saja ya, walaupun tak perlu harus ikut acara TV yg sedang booming itu bukan?

Terinspirasi dari tulisan samuel mulia di kompas minggu tentang acara "take him out/take me out"


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Tetap menjomblo di usia 40

Generasi jaman dahulu paling senang dengan istilah "menjadi orang" secara general diartikan sebagai kemapanan. Mapan dalam masalah interaksi sesama manusia alias menikah, mapan dalam karir, punya rumah, kendaraan pribadi, anak dan tabungan lebih bagus lagi kalau sudah punya harta kongkrit lainnya. Umur berapa seseorang harus sudah mapan? Tidak ada batasan, tapi bagi perempuan tentu menjadi single di usia 40 bukanlah kemapanan.

Jomblo, tidak laku atau kadaluarsa dll istilah yg ditujukan kepada orang yang belum menikah diusia tidak muda lagi. Di dunia ini tampaknya hidup single menjadi satu plague yang harus dihindarkan oleh orang normal. Sehingga tidak sedikit perempuan2 yang panik dan menikahi laki-laki yang salah, hanya karena tidak ingin terbebani status ini. Kadang2 komentar2 itu terdengar menyakitkan.

Mari kita review diri saya: usia sudah 40, boro2 suami pacar aja ga punya, tidak memiliki rumah, mobil atau tanah dan berlian, dan tentunya tidak punya anak. Apa yg saya miliki sebagai modal kemapanan? Nol besar, zero, nothing. Herannya saya kok tidak sepanik perempuan2 yg memaksa diri mereka mencari jodoh semaksimal mungkin. Apakah saya bodoh atau sudah tak punya keinginan atau harapan lagi? Mungkin kedua-duanya.

Tapi saya tak perlu membohongi diri kalau kadang2 ada rasa membuncah untuk bisa mencintai seseorang, sayangnya tidak ada objek untuk saya cintai. Kadang saya bertanya-tanya pada diri sendiri apakah saya sama sekali tidak punya daya tarik atau hal2 yg bisa dipertimbangkan lawan jenis saya untuk dijadikan teman sehidup semati? Entahlah, saya sama sekali tidak tahu jawabannya.

Sampai detik ini saya selalu salah membaca signal lawan jenis. Jadi menimbulkan perasaan apatis. Ya Tuhan, maafkan hambaMu ini yang belum bisa memenuhi sunnah Rasullulah.

Di usia 40 ini saya masih bisa menikmati kebebasan saya (tanpa paksaan), hidup egois, tidak bertambah bijak dan tetap dikelilingi teman, sahabat, orangtua dan adik, yang memanjakan saya dan tak pernah usil menanyakan kenapa saya tak kunjung punya kekasih. Hidup memang sebentar, dan jika kita tidak ada jodoh, kenapa tidak kita nikmati saja kesendirian ini. Tidak perlu gundah dengan semua omongan orang bukan?

Betul-betul-betul*upin&ipin mode:on
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Merindukan tanah asing itu

Sudah berulangkali saya merenungkan ulang, menelaah, mengobrak-abrik jauh ke dalam sanubari, mempertanyakan ke indonesiaan saya, mempertanyakan patriotisme saya, mempertanyakan kecintaan saya pada negri ini, jawabannya selalu sama, saya tidak punya ikatan kuat terhadap satu bagianpun tanah di negri ini. Bekerja di negri ini dan mengupayakan perubahan ke arah situasi yang lebih baik adalah satu hal, tapi saya tetap merasa tidak dimiliki disini. Berbeda dengan suku tionghoa, memang tidak sedikit dari mereka yang mendapatkan perlakuan diskriminatif, sehingga wajar jika mereka tidak punya keterikatan terhadap tanah ini.

Indonesia adalah negara yg indah, alamnya akan membuat semua orang tercengang, dan saya telah banyak menapaki daerah2 yg jarang terlihat oleh sebagian besar rakyat disini. Tapi alam yang indah saja tidak cukup untuk membuat saya ingin menetap. Jauh di lubuk hati saya selalu ada keinginan untuk menghirup wangi udara sejuk dingin di daerah2 subtropis. Karena itu saya ingin melakukan tes terakhir yaitu tinggal di sebuah negara subtropis selama beberapa saat. Apakah setelah melakukan itu saya bisa merasakan ikatan dengan Indonesia?

2 kali melakukan perjalanan ke eropa, setiap kali berada di sana saya dengan mudahnya menyesuaikan diri dan sangat jarang tersesat. Hampir tidak kesulitan untuk memahami sistemnya, bahkan tidak merasa kerinduan terhadap makanan indonesia. Yg agak memberatkan hanyalah mahalnya makanan disana. Selain masalah dompet jarang sekali saya mengalami diskriminasi.

Itulah salah satu alasan saya sangat ingin sekolah di sana minimal setahun dan merasakan efeknya pada diri ini. Mungkin tanpa disadari darah ayah saya mengalir terlalu kental di tubuh ini dibanding darah ibu. Ayah saya yang pernah tinggal 2.5 th sekolah di amerika tanpa sekalipun melakukan liburan di indonesia, malah memilih berkeliling disana saat liburan, mungkin secara tidak sadar semangat menjelajah itu terwarisi secara oleh saya melalui DNA. Nenek saya pernah berkata bahwa kaki saya bersayap, tidak bisa diam disatu tempat. Mungkin itu pula sebabnya saya sangat gemar membaca buku dari negara asing hanya untuk bisa meneropong jauh ke sebuah negara asing.

Sekarang ini hanya bisa berdoa mudah2an saya bisa sekolah di salah satu negara subtropis. Mencari ilmu sekaligus memuaskan keinginan menjelajah. Mudah2an, amin.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Saturday, October 03, 2009

He's not that into you

Menghabiskan hari sabtu dengan beres2 kamar kos. Suhu yg puanas banget membuat keringatku bercucuran, tapi tetap tdk membuat semangat bersih2 luntur. Akhirnya lantai yg sudah berbulan2 tidak pernah ketemu pel pun kinclong.

Berhubung 5 hari kerja sebelumnya betul2 aktif kegiatan, maka weekend ini kuhabiskan dengan nonton dvd Harry Potter untuk breaking the spell of my crushing feeling for BYJ in the Legend. Yes I know it's pathetic to have a crush to "imaginary" person. Although BYJ is real person, but it'll be a fictious enough for my feeling. But I can't help it, especially because I didn't have a real person to be falled. Funny, huh?

Back to my weekend day, hari minggu aku bermalas-malasan. It's a glorious day to have a clean room. Dan akhirnya nonton "he's not that into you". Dan terhibur plus dapat pencerahan dari Gigi, perempuan yg jungkir balik melakukan berbagai hal memalukan untuk menemukan cinta. Film yg bagus, believe me. Dan pelajarannya: lebih baik membuat hal2 memalukan tapi akan lebih dekat menemukan cinta dibanding dengan tidak melakukan apa2.
Tapi yang kuinginkan saat ini sebenarnya traveling and not a man. Huh... Suasana baru, penjelajahan kejalan yang baru, melihat hal2 baru, menghirup udara yg baru. Bagaimana caranya bisa membuat hal itu nyata?
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Tuesday, September 29, 2009

Telah berhasil memenuhi janji...

Di koran hari ini ada berita bahwa PLN telah berhasil memenuhi janjinya tidak mematikan listrik saat lebaran. Mereka bangga dengan hal itu lho... Dan saya beneran hanya bisa takjub dengan kemampuan mereka membuat listrik tidak mati dalam satu minggu. Apakah para petinggi PLN di ternate itu tidak tahu bahwa di negara lain dan di pulau lain kewajiban pln adalah memastikan pasokan listrik cukup untuk konsumen "setiap hari"... Catat itu dan garis bawahi: s e t i a p h a r i ... Bukan hanya seminggu. At least jangan bikin judul berhasil tapi katakan baru mampu 1 minggu lebaran saja membuat listrik menyala tanpa pemadaman.

Entah seperti apa penilaian diri mereka terhadap hasil kerjanya. Yg jelas segala kutuk dan cela tiap hari ditargetkan pada pln. Klo ga mampu mengelola listrik sendiri berikan saja sama swasta. Dari pada dikerjakan sendiri tapi ga punya kemampuan. Masalahnya hari ini di tempat kos sudah 2 kali mati lampu dan lama, 3 kali kalau dihitung dari malam. Jadi lebih lama matinya daripada nyalanya. Betul2 pengen makan orok. Dasar brengsek semua!!!
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Bae Yong Jun - sama

Bae Yong Jun-sama, adalah panggilan dari fans nya di Jepang. Sebutan "sama" menunjukan pemujaan dari fansnya. Sepertinya belum ada aktor korea lain yang bisa menumbangkan kepopulerannya di level dunia. Serial "winter sonata" yang memberinya kepopuleran tingkat internasional, terutama di kawasan asia. Tapi bagiku justru perannya sebagai Dam Duk sang Joo shin King yang mengukuhkan posisinya dan belum berhasil digoyahkan oleh aktor2 korea lain.

Dalam the Legend, sebagai Dam Duk yg humanis terpaksa harus meneruskan tahta pamannya. Seorang sepupu yg juga ingin posisi itu dan melakukan berbagai upaya yang menelan banyak korban, tapi langit sudah menunjuk siapa Joo shin king sebenarnya. Selain harus kehilangan orang tua Damduk harus mengalami kehilangan cintanya pada Kiha, dan selama beberapa saat persahabatan dan cintanya pada Sujini. Karakter Dam Duk yg selalu mengutamakan rakyat dan bekerja tanpa memikirkan kesejahteraan dirinya hanya bisa santai bila sedang berdua dengan Sujini melakukan kegiatan konyol dan gila-gilaan. Sekaligus juga kemampuan akting bertempurnya. Semua itu diperankan dengan sempurna oleh Bae Yong Jun. Perhatikan betapa perbedaan karakter saat dia berperan menjadi Hwang Mo raja yg turun dari langit yg sedikit arogan itu. Level permainan aktingnya hanya tertandingi oleh takuya kimura, sang legenda dorama jepang itu.

Jadi ngefans deh dengan Bae Yong Jun dan serial the legend ini.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Salam perpisahan

Saat mulut terkunci dan tak bisa mengungkapkan isi hati pada orang yang berarti bagimu, yang tersisa hanya perbuatan. Kasih, tak terhingga rasaku untukmu, tak ingin kupergi darimu. Berada disisimu dan melihat tawamu, melepaskan kerisauanmu adalah kewajibanku setiap hari. Tapi aku tidak bisa lagi ada disisimu, katanya aku akan menjadi bencana untukmu.

Melepasmu pergi tidak mudah untukku, tapi aku harus pergi. Jadi biarkan aku membantu memasang baju zirah di badanmu untuk terakhir kali dan ijinkan aku bermimpi sejenak.

Aku memelukmu dan membiarkan pipiku bersandar di punggung lebarmu, kuhirup harum tubuhmu sampai paru-paruku tak kuat lagi mengembang dan air mata jatuh satu-satu. Kata-kata perpisahan tercekat di tenggorokanku, selamat tinggal junjunganku, mungkin kita akan berjodoh di kehidupan berikutnya.

Dan aku mengeratkan pelukanku sebelum mengurainya dan pergi menjauh darimu. "Kenapa kau memelukku begitu erat? Aku rajamu, lupakah kau?" Pertanyaanmu adalah pertanda bagiku untuk pergi, salam perpisahan sudah kusampaikan, kuharap kau mengerti. Kau pun membalik badanmu dan sudah kusiapkan senyum termanis untukmu. Kutundukan kepala kepada rajaku dan mengundurkan diri....

------------------
Itulah penjelasan saya jika dibiarkan menceritakan salah satu adegan dari the Legend, dimana Sujini harus meninggalkan Dam Duk, sang raja, untuk mencegah dirinya berubah menjadi black phoenix. Sangat mendalam cinta Sujini kepada Dam Duk, tapi tak akan mampu terungkap. Memeluk Dam Duk dari belakang sebagai salam terakhir adalah pernyataan cinta Sujini yang paling telanjang. Saya bisa merasakan perasaan itu, karena karakter itulah yang saya rasakan saat mencintai seseorang. Kadang cukup hanya memandangnya dari jauh dan memeluk erat untuk terakhir kali jika saya memutuskan untuk pergi saja daripada menjadi beban dalam hidupnya.

Aaah cinta, begitu rumit tapi indah.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Sunday, September 27, 2009

Hiburan di remote area

tinggal di daerah remote butuh kreatifitas untuk menciptakan hiburan mandiri. Mandiri artinya gadget dong, mulai dari beli dvd bajakan setiap kali ke jakarta sampai pesen buku dari teman yang keluar negri dan mengisi ipod dengan lagu-lagu terbaru. Karena kuatir dengan laptop kalau sering-sering dipakai puter dvd bajakan, maka salah satu gadget inceran adalah dvd player portable.

Tadi akhirnya sempat melihat-lihat di toko elektronik dan ada penawaran dvd player portable yang bisa dipasang di mobil. Harganya mahal sih, tapi kualitasnya mantap. Huahahaha... tentunya dibeli dong.

Jadi akhirnya belanjaan pulang dipenuhi dengan beberapa gadget... Horeee dapat gadget baru.

Wednesday, September 09, 2009

Life begin at 40

Saya cenderung malas memberikan info berapa umur saya sesungguhnya dengan alasan masih jomblo. Yup, di Indonesia orang masih akan mengganggap aneh perempuan tetap single di usia 40th lebih. Masih untung kalau tidak disertai kecurigaan yang ga jelas misalnya disangka lesbi lah atau too picky. Jadinya malas aja ngasih tau berapa umur sebenarnya
Tapi pepatah inggris yg mengatakan life begin at 40 memang ga salah. Sebagian besar manusia baru akan mapan umur segitu (ada sebagian kecil manusia yang memang lahir dengan sendok perak dimulut dan punya talenta bisnis yg mapan di usia lebih muda). Dengan kemapanan ini kita menjadi bebas untuk mencoba banyak pengalaman baru. Apalagi kalau diartikan mapan dalam segi ekonomi. Ga dikejar-kejar lagi dengan hidup dari gaji ke gaji saja. Sedangkan dalam karir juga sudah punya pengalaman yang cukup sehingga pekerjaan relatif berjalan dengan lebih mudah.
Kalau sudah di usia begini jadi berpikir panjang kali lebar untuk serius mencari pasangan. Usia biologis sudah mendekati akhir dan semakin kecil kemungkinan bisa melakukan reproduksi, lantas untuk apa kita harus memaksakan diri mencari pasangan. Yahahahaha... maaf memang pada dasarnya saya pemalas untuk berusaha dengan giat. Walaupun mungkin memang benar kita ditakdirkan untuk berpasangan dan tetap ada perasaan sedih saat melihat balita-balita lucu berlarian ke sana-sini. Tapi, hey hey... kita bisa mencoba travelling ke LN (jangan ngarep dari kerjaan mulu). Ambil cuti barang sebulan dan blasss terbang kemana kau suka. Menarik bukan?

Yah, akhirnya syukuri dan nikmati saja setiap stage dalam hidup, sampai maut akan mengambil kita.

Sunday, September 06, 2009

Operasi hidung pesek

banyak orang yang tidak puas dengan ukuran tubuhnya. Ga sedikit yang bersedia mengeluarkan uang banyak untuk permak tubuh. Persis dengan bengkel ketok magic (yg sampai sekarang ga saya tahu seperti apa bengkelnya). Keadaan ini menciptakan banyak dokter2 bedah plastik, lumayan menciptakan lapangan kerja baru.

Favorit orang asia untuk dioperasi adalah HIDUNG dengan tujuan supaya bisa lebih mancung tentunya, supaya lebih cantik. Tetapi sayang alam memang menunjukan kedigdayaannya, suntik silicon untuk memancungkan hidung itu bertentangan dengan gravitasi makanya banyak fenomena hidung Michael Jackson. Mancung seperti kena jepitan. hehehehe...

Mungkin ada yang berfikir kenapa Tuhan tidak adil menciptakan hidung yang mancung untuk semua umatnya. Tapi ternyata keadilan Tuhan memang tak terbatas, karena di Iran yang hidungnya mancung2, banyak yang minta dioperasi supaya agak pendek. Kenapa mereka ingin hidungnya pendek? Karena ....susah waktu sujud....!! Wuahahahahaha... ada untungnya juga menjadi orang Indonesia yg tidak mengalami masalah dalam sholat. Membuktikan bahwa manusia diciptakan sama dan sederajat, ga peduli hidungnya mancung atau pesek. Peace...!

Tuesday, September 01, 2009

Main mercon

Malam belum larut, masih jam 8 malam, orang2 sudah berbondong ke mesjid untuk tarawih. Hari ini saya tak puasa, hanya bisa memandangi mereka yang pergi kesana. Mesjid terang benderang tapi terdengar gemuruh mesin. Aaah...giliran mati listrik rupanya.

Meski begitu di tempat kos banyak orang sedang nongkrong. Anak-anak yg berteriak-teriak manja kepada orangtuanya, di tangannya ada mercon. Saya pernah menegur anak2 itu beberapa hari yang lalu untuk tidak main mercon di depan kamar, khawatir ada bunga api masuk ke kamar dan membakar kertas2. Ada orangtua yg tersinggung sehingga saya sering menerima sindiran2 beberapa tetangga usil. Saya tak peduli, yg penting mereka sekarang main di lantai bawah.

Saya heran dengan orangtua2 itu, membiarkan anak2 bermain dengan barang2 berbahaya. Padahal di hari pertama puasa sudah ada toko yang terbakar karena mercon dan kembang api ini. Tapi mereka malah membelikan mercon tiap hari. Atau sengaja membelikan petasan yg dibakar bersama-sama. Saya tidak keberatan mereka bermain itu kalau ada orang dewasa yg mengawasi dan di tanah yg agak lapang, bukan di depan kamar.

Entahlah bagaimana pemahaman mereka tentang pendidikan mental dan kepribadian anak, melihat caranya saya fikir beberapa generasi ke depan akan tetap tidak ada peningkatan kualitas selama tidak mengubah pola pengasuhan anaknya.


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Saturday, August 29, 2009

Break time

Agustus sudah hampir sampai ke ujungnya, dan baru kali ini bisa istirahat sejenak melepas penat di akhir minggu. Nggak juga sih, tapi karena hari ini hari terakhir untuk melepas penat makanya terasa agak ringan.

Ga hanya fisik tapi mental juga emang cape banget. Apalagi harus mendampingi orang2 pinter atau yang ga bisa bahasa indonesia, gile menggunakan 2 bahasa itu melelahkan lho. Perasaan gw digaji untuk kerja 5 hari doang.

Hasilnya, mata cekung, kulit terasa tegang dan kering plus mimpi yg nggak2 dan kram di kaki, nunjukin betapa tenagaku terkuras habis. Emang faktor u ga bisa ditipu.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Friday, August 21, 2009

Besok puasa

Walopun ga pernah diada-adain, tapi puasa hari pertama tetap istimewa kan. Tapi tahun ini lupakan semua itu, puasa hari pertama esensinya tetap sama dengan puasa hari lainnya. Hiks, malah sahurnya di jalan, hiks gile. Jadi sayapun beli bekal saja beberapa kotak susu kedelai, mau makan apa coba. Dan selama 3 hari kemuka malah harus ditambah kegiatan fisik, monitoring survey... Huaaah... Jalan-panas-lapar. Selamat merasakan puasa dengan keadaan yang berat.

Pulang dari lapangan, belum bebas lho, karena sudah ditunggu pelatihan 3 hari. 4 hari weekend...lepas! Ugh, bawaannya sih malas. Tapi harus dinikmati kan?
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Sunday, August 16, 2009

Bandung di hari libur

Tanggal 16 Agustus menjadi hari yang luarbiasa. Kota ini menjadi begitu sesak dengan manusia. Ga heran sih, jumlah FO itu berbanding lurus dengan jumlah kepadatan manusianya. Niat saya ke Bandung liburan ini adalah shopping. Tapi dengan adanya seorang teman yang ingin ikut belanja, terpaksa saya menyertai ibu itu ke tempat-tempat yang biasanya sangat saya hindarkan.

Dan terus terang saya semakin membenci FO yg jumlahnya seabrek itu. Untuk orang asli harga di FO kemahalan dibanding dengan kualitasnya. Daripada belanja di FO mending saya belanja di mal di jakarta saja. Adem banyak pilihan dan ga terlalu penuh manusia, walaupun harganya cukup mencekik, tapi saya lebih suka beli barang dengan kuantitas sedikit dan kualitas bagus.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Thursday, August 13, 2009

Waras lagi

Dalam minggu ini aku mengandalkan infuse kopi dari hari ke hari supaya bisa sadar. Gimana nggak, kerjaan yang numpuk dan beban mental bukan hal yang mudah untuk ditangani. Daripada ga bisa tidur, sekalian aja begadang nonton DVD sampai jam 3-4 pagi dan otomatis hanya tidur 3-4 jam aja. Mau marah, udah ga bisa marah, jalanin aja. Walaupun harus jadi tukang sapu dan bersih2 kesalahan orang lain. Ga ada yang adil di dunia bukan? Kalau cari keadilan nanti aja kalau sudah kiamat (katanya tahun 2012, wkwkwkwk).

Kurang tidur, plus kafein, plus stress memang hanya akan membebani kerja jantung. Kasian aja jantung-ku terpaksa disiksa kayak gini, mudah2an ga pedot. Tapi inilah resiko mengerjakan pekerjaan 3 kali lipat, hanya karena orangnya yang harusnya pegang itu program resign.... cakeeep.

Keuntungan lain sih ada, sisi romantisku hilang sudah, yang berakibat beban karena mendadak suka sama seorang cowok juga tersingkir. haaa... hebat ga sih! Udah nasiblah jadi budak pekerjaan, ga usah mikir masalah cinta-cintaan dah. Waras lagi deh gw, kembali ke performa semula.

Dan berita bagusnya, besok sudah hari sabtu, bisa sejenak beristirahat sampai hari senin. Weekend yg mahal kali ini... pulang ke jawa, shupping...kekekeke... terapi mental and stress release!!!

Monday, August 10, 2009

Kacau

Kacau, carut marut, berantakan, itu isi hatiku saat ini. Ingin kutata dan kubereskan tapi gagal. "Little crazy" situation, baru akan sembuh dengan waktu. Seperti angin puyuh menerpa, tak terkontrol dan menyapu semua yang ada. Pada waktunya dia akan menghilang meninggalkan puing-puing kerusakan.

Aku terbangun di pagi hari dengan desiran aneh di hati yang tidak mau berhenti. Pertanda sesuatu akan terjadi hari ini. Apakah akan menerima marah dari boss atau menerima puji. Kucoba menenangkan hati. Mencoba mengikhlaskan jika aku mendapat murka walaupun aku merasa tidak melakukan kesalahan.

Hatiku berdesir dan terus berdesir. Kulakukan semua rencana kegiatan sebaik-baiknya. Dan tiba waktunya membuka email. Sebuah email dari sebuah nama. Sebuah email kerja bukan email pribadi, telah menjelaskan kekacauan hari ini di dalam hatiku. Tidak kuasa membaginya dengan yang lain. Aku tahu aku bodoh karena perasaan bahagia meliputiku hanya oleh hal kecil seperti itu. Kucoba menekan perasaanku itu. Tak bisa. Kularikan jariku diatas keyboard, walaupun satu saat aku akan menghapus tulisan ini, saat setelah diriku kembali waras.

Wednesday, August 05, 2009

Lensa impian

Padahal udah punya satu lensa L series yang murah, tapi kok masih penasaran dengan 2 lensa lain. Satu lensa makro 100mm, f2.8 USM dan satunya lagi lensa 70-200mm maunya sih yang f 1.4 atau f2.8, tapi mampunya hanya yang f4. Kenapa ngebet, karena dollar lagi turun, maka harganya turun terus tiap minggu. Ngences dan takut nyesel kalau nanti $ nya naik lagi. Lagian kata fotografer ga rugi kok investasi di lensa, biarpun kameranya ganti kalau mereknya sama, lensanya tidak usah diganti.

Kayak udah pinter bikin foto aja ya? Iya, akhir-akhir ini ga ada waktu buat hunting foto bagus. Tapi minggu depan kan ada 17-an , lumayan tuh buat hunting foto. Tadi liat-liat di flickr, ngences deh ... banyak foto alam yang buagus banget. Belum lagi dengan faunanya. Aahh... seandainya aku sudah mempuyai kamera yang bagus sejak dulu...hiks..hiks. Tapi ga ada kemajuan kalau hanya dengan menyesali diri saja bukan? Maju terus.

Karena harus memilih sepertinya kali ini aku hanya bisa membeli lensa makro saja. Lensa 70-200nya nanti aja lagi, kalau udah nabung lagi. Lensa makro kayaknya akan lebih asyik untuk dieksplorasi. Setelah 3 lensa itu kayaknya sudah mencukupi kebutuhanku. Jangan lupa dengan tripod atau monopod dan dry box tentunya. Yeah, aku memang amatir tapi serius lho...kakakakaka

Sunday, August 02, 2009

Tanggung Jawab

Senin pagi yang terasa berat untuk dijalani, gilanya lagi sampai ada niat untuk bolos sakit saja. Tapi ingat segunung pekerjaan yang menunggu akhirnya dibatalin deh. Jangan malas, kata si hati nurani, memaksa badan menggeret kaki ke kantor.

Beban berat tambahan ini agak ga ikhlas dijalankan karena asalnya bukan dari tanggung jawab saya. Ada kolega yang progressnya buruk dan dia mencari jalan keluar yang mudah yaitu resign. Sintingnya dia resign dengan 96% dana programnya belum diserap, sedangkan tahun ini sudah tinggal 5 bulan lagi. Lah, ngapain aja dia berleha-leha 1 semester. Sekarang dengan entengnya dia tinggalkan semua beban itu dengan resign...(cakeeeep...!).

Ada keuntungannya, karena akan memaksa saya untuk semakin kreatif dan akan meningkatkan performa diri jika tantangan super sinting ini bisa ditangani dengan baik. Dan berbekal kepercayaan diri dan modal nekad untuk menjalankan semua ini. Tapi tolong deh supaya orang-orang di kantor pusat agak memberi kebebasan pada saya untuk kreatif dengan tidak mencampuri banyak crash program akhir tahun. Mau Marathon atau sprint dengan program akhirnya akan membuat saya ngos-ngosan.

Begitulah di Indonesia ini, kalau mau kerja serius malah akan ketambahan beban kerja orang lain yang ga bertanggung jawab. Yup, selamat tinggal masa bersenang-senang, welcome to perbudakan.

Saturday, July 25, 2009

Senandung di hatiku

Hatiku menyanyikan nada2 riang hanya karena sapaan ramah seorang lelaki. Lelaki itu memikat dan mempesona hatiku dan mendentingkan dawai-dawai di hatiku. Kenapa tanyaku, kenapa harus terpikat? Usiaku sudah tidak muda, dan lelaki itupun terikat dengan perempuan lain. Hatiku tak peduli dan tetap menyanyikan lagu-lagu cinta.

Lelaki itu sudah beristri, perempuan yang pintar pula, mataku melaporkan fakta yg dilihatnya saat mengoogling. Hatiku tetap tak peduli, walaupun nada2nya mulai terdengar sumbang. Yang kurasakan bukan cinta kok, yang kurasakan hanya pesona, kilah hatiku. Tapi tak ada gunanya bukan? Memikirkan lelaki itu di luar konteks pekerjaan? Otakku mencoba membuat hatiku berpikir. Tentu saja tidak mungkin karena hati tidak bisa berpikir, otak yang berpikir.

Hatikupun menggelepar, hilang percaya diri dan keberaniannya. Kalau begitu sudahlah...kaki larilah...larilah sejauh mungkin dari nada-nada ini. Putuskan dawai2 yang menarikan nada-nada indah sebelum terlambat, sebelum aku tertikam dan terluka lagi.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Kisah si bego

Si Bego ini akhirnya bisa ikut pelatihan di Jakarta walaupun harus merelakan satu sesi pagi, setelah travel warningnya diangkat. Seneng banget tuh, karena banyak ilmu yg bisa dipraktekan daaaan... Seperti biasa si bego yg mata keranjang ini terpesona pada salah satu cowok2 yg ada. Ga usahlah disebut nama orangnya. Dan tentu saja, dengan definisi bahwa cowok baik itu ga ada yg single, cowok yg membuat si bego terpesona tentunya sudah married. Tahunya setelah menggugling nama cowok itu.

Aduh itu bego ga ilang2. Si bego ini selalu mudah terpesona dengan cowok yg pinter dan assertif untuk membuat kebegoannya permanen. Phew... Kadang bikin frusytyashi deh sifat mata keranjangnya itu.



Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Sunday, July 19, 2009

Deserted

Sudah
Hapus air matamu
Pudarkan dukamu
Waktuku penentuanku t'lah tiba

Sudah
Usir gundahmu
Ikhlaskan pergiku
Puncak keramaian bukan lagi untukku

Mengapa, katamu?.......
Kenalkan kawan karibku
..... Waktu
Untuk ada
Untuk tiada

Bening airmatamu
Meluruh satu-satu
Cukup bagiku

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Seandainya

"Desire"," passion"," lust" dll dalam bahasa indonesia cuma bisa dipasangkan secara kasar dengan "nafsu". Sungguh negeri yang tidak mementingkan emosi dan perasaan. Kalah dengan bahasa inggris yang begitu kayanya dengan kata, sampai2 kamus merupakan buku penting. Walaupun bahasa itu sudah mereka kuasai sejak lahir.

Ilmu bahasa, antropologi sungguh menarik untuk didalami dan dipelajari. Seandainya aku mendapatkan kesempatan kedua atau bisa memundurkan waktuku sepertinya aku akan lebih senang untuk belajar antropologi dan meneruskannya ke medical anthropology. Karena manusia adalh objek yang paling menarik untuk diamati tingkah lakunya.

Sayang tidak kusadari sejak awal inti dari ilmu2 itu.


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Indra ke6?

Insting-nurani-kata-hati dimiliki oleh semua orang. Ada yang mendengar dan menajamkannya, ada juga yang tidak. Sering kali kita bisa memprediksi kejadian di masa depan dengannya (bukan meramal lho!).

Percaya, tidak percaya, itu tergantung orangnya. Tapi karena sudah sering kali kejadian saya percaya. Tapi kemampuan ini terbatas hanya untuk diri sendiri dan mereka yang ada hubungan darah. Dan sangat kabur tanda2nya tidak seperti paranormal yang punya mata ketiga saat melihat apa yang tidak terlihat. Indra keenam hanya membuat kita lebih waspada saja.

Beberapa hari yg lalu kejadian berulang lagi. Hari Rabu yg lalu saya diberi kesempatan untuk bisa ikut workshop di jakarta. Senang juga, karena waktunya seminggu, lumayan untuk bisa menikmati jakarta.

Berbeda dengan kolega di daerah lain untuk urusan tiket mereka tidak perlu mengeluarkan uang, karena ada travel yg bekerja sama. Mau batalpun tidak akan kena penalti. Tapi buat kami di ternate harus membeli tiket dari saku sendiri, sebelum reimburse dan jika batal kena penalti yang harus dibayar dari saku sendiri.

Sesuatu firasat takut batal membuat saya berniat membeli tiket di hari2 terakhir sebelum berangkat. Keputusan yang benar karena jum'at pagi bom di jakarta membatalkan kegiatan akibat travel warning untuk staff daerah.

Kadang saya sendiri merasa aneh dengan insting ini. Tapi kita memang harus "membaca" tanda2 alam, termasuk tanda2 yg ada di dalam diri kita masing2. Dan tidak sulit sebenarnya, hanya perlu jujur dengan diri sendiri dan menerima apa adanya.

Mau mencobanya?
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Monday, July 13, 2009

Best friends

As always, perempuan lebih bersifat mahluk sosial dibandingkan laki-laki. Persahabatan diantara perempuan itu unik, bukan hanya sekedar dekat tapi kadang sudah menjadi belahan jiwa. Tanpa perlu ngomong kadang2 kita sudah mengerti apa yang dihadapi mereka. Diantara sahabat-sahabat perempuan empati dan simpati sering bersinggungan dengan rasa sayang. Tapi tanpa nafsu, karena kalau ada nafsu hubungan bukan lagi persahabatan tapi les biola la la la.

Dan yg bikin ngeri adalah kemampuan diri untuk berteman dengan perempuan yg punya kesamaan minat. Padahal sering di awalnya saling ga suka, tapi berakhir menjadi kawan akrab, malah sahabat. Tapi kenapa ga ditakdirkan bisa menilai cowok yg cocok ya?
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Best friends

As always, perempuan lebih bersifat mahluk sosial dibandingkan laki-laki. Persahabatan diantara perempuan itu unik, bukan hanya sekedar dekat tapi kadang sudah menjadi belahan jiwa. Tanpa perlu ngomong kadang2 kita sudah mengerti apa yang dihadapi mereka. Diantara sahabat-sahabat perempuan empati dan simpati sering bersinggungan dengan rasa sayang. Tapi tanpa nafsu, karena kalau ada nafsu hubungan bukan lagi persahabatan tapi les biola la la la.

Dan yg bikin ngeri adalah kemampuan diri untuk berteman dengan perempuan yg punya kesamaan minat. Padahal sering di awalnya saling ga suka, tapi berakhir menjadi kawan akrab, malah sahabat. Tapi kenapa ga ditakdirkan bisa menilai cowok yg cocok ya?
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Kembali ke habitatnya

Liburan sudah selesai dan kembalilah daku ke alamnya. Datang tak dijemput-pulang tak diantar (emang gw hantu?). Ah rasanya ga keruan. Kembali ke pekerjaan yang sudah menumpuk itu. Kembali mencuri-curi onlen dan ngeblogger disela-sela pekerjaan. Kangen banget ngeblog soalnya jaringan internet di rumah ga bisa digunakan.
Mungkin ini peringatan Tuhan (cieeeh...) supaya ga betah cuti ???!?! Dan karena ngeblog sudah menjadi candu, maka dengan ringan kaki ini diseret kembali ke sini.

Sekarang ini lagi ga jelas mood-nya. Karena ada beberapa rintangan dalam pekerjaan yang membutuhkan kerja keras selama beberapa saat. Pastinya akan dinikmati, tapi mulainya itu yang malas banget. Hoi Otak!!! kerja kau!

Monday, June 29, 2009

Nama dari masa lalu

Saat membuka halaman demi halaman akun jejaring sosial milik seorang teman lama, matapun tertuju pada belasan nama atau puluhan yg pernah saya kenal. Dan saya masih mengingat nama-nama itu sampai ejaannya. Masa itu sudah saya tinggalkan limabelas tahun yg lalu. Yang saya fikir sudah tergerus dalam ingatan.

Tapi pojok2 ingatan dalam otak manusia memang luar biasa. Hanya dengan membaca satu demi satu, angkatan dan wajah mereka muncul ke permukaan. Bahkan siapa pacar mereka dulu pun keluar lagi. Tidak saya sangka masa lalu yg terlupa menjulurkan kembali tangannya dan meraih saya ke satu putaran waktu, seperti tidak pernah saya tinggalkan.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Sunday, June 28, 2009

Potensi konflik

Sudah 2 minggu berturut2 terjadi keributan antar kampung dengan saling lempar botol minuman di malam minggu. Saya hanya melihat buktinya di pagi hari dengan pecahan kaca berserakan.

Baru saja kejadian lagi. Ada sirine polisi meraung-raung dan tidak lama kemudian disusul dengan suara tembakan beberapa kali. Padahal baru jam 10, belum terlalu malam. Disusul suara orang berteriak-teriak dan orang memukul-mukul tiang listrik. Bukan hal yang nyaman lho, apalagi jaraknya tidak jauh dari tempat tinggalku.

Heran deh kenapa sih orang2 itu? Kalau polisi sudah turun tangan macam itu kadang bisa selesai, tapi kadang bisa tambah kacau. Nyebeliin...
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Alasan pilih2 teman

Sejak di SD dulu saya pilih2 teman yg akrab, tidak berdasar kekayaan atau tampang, tapi lebih pada cocok ga sifatnya. Pada dasarnya saya menerima siapa saja menjadi teman. Tapi sayangnya keterbukaan saya sering dimanfaatkan seenak jidat. Atau ada juga yg tidak menghargai privacy atau memberikan komentar thd privacy saya.

Saya tidak pernah mengundang teman untuk menginap di rumah saat sekolah dulu. Alasannya sih sederhana, melindungi privacy. Bahkan hanya beberapa orang saja yg saya undang berkunjung. Alasan: rumahnya jauh. Padahal karena saya menganggap rumah adalah teritori pribadi yg ga perlu orang datang melihat. Sayangnya di indonesia orang sering mau tahu dengan isi dalaman orang lain.

Beberapa hari belakangan ini saya tersinggung dengan orang yg mengatakan kamar saya kotornya melebihi kamar laki2. Padahal dia tidak pernah melihat kamar saya dan menyatakan di muka publik. Heran saya dengan orang macam itu, usil sekali kerjanya. Saya akui kamar saya berantakan banget. Tapi ga kotor. Bahkan kecoa, nyamuk atau semut sangat jarang ada di kamar saya. Sekalinya ada kecoa pasti saya kejar dan bunuh mati2an, jijik banget sama serangga satu itu. Tidak adanya serangga adalah definisi saya utk bersih, karena klo ada serangga biasanya akibat nyampah.

Makanya saya kapok deh ngundang orang ke tempat tinggal saya. Males denger komentar2 usil yg dilontarkan orang2 usil. Makanya saya juga cenderung membatasi hubungan dengan orang2 sekerja. Sebel aja. Orangnya itu ngerasa hebat sendiri, padahal yakin banget saya kalau dia ga punya pembantu pasti juga ga bisa ngapa2in. Belagu banget dasar cewek nyinyir. Dia ga tahu di belakangnya orang2 udah sebel dengan cara ngomongnya yg sok tahu itu.

Yah dengan orang spt itu saya ga merasa perlu utk menjalin pertemanan. Karena orang seperti dia hanya bisa melihat kekurangan orang lain saja dan hanya kelebihannya sendiri. Demikian keluh kesah saya hari ini-selesai.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Menukik lagi

Dalam beberapa hari belakangan grafik mood menukik ke bawah lagi. Belum nyampe ke warna gelap, tapi udah mulai merasa ga ada yg peduli dan rasa cemas mulai membesar. Apa karena PMS ya?

Kecemasan akan masa depan dan kemana mau melangkah menjadi beban saat ini. Bahkan mau minta ijin cuti aja rasanya berat sekali. Takut ditolak permintaan cutinya, walaupun alasannya kuat sekali: pemilu. Huah... Mesti nekad, ganbatte!

Gara2 ini, mulai deh malas nerima telpon, dan ga mau balas sms yg ga jelas no siapa. Bodo amat... Mau marah, marah deh situ.

Black mood... Black mood ... Go away, go away
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Wednesday, June 24, 2009

Don't smoke in the AC room!!!

Tempat makan bakso itu memang sepi hanya ada 3 meja yg sedang terisi, tapi AC di ruang ini menyala. Di satu meja satu keluarga dengan anak masih usia balita memesan makanan. Sambil menunggu sang ayah melakukan kegiatan yg dianggap lazim di negara ini: MEROKOK!!! Tanpa peduli dan tanpa bersalah sama sekali!!! Anak balita di hadapannya terbatuk ringan.

Seharusnya kutegur dia karena merokok di depan balita, tapi aku terlalu pengecut untuk memulai sebuah pertengkaran dengan orang tidak dikenal, walaupun untuk kebaikan orang itu.

Kenapa sih para perokok itu begitu egois? Tidak tahukah mereka efek buruk yg didapat oleh second hand smoker? Makanya 2 dari anak bapak itu tampaknya kena batuk kronis akibat perbuatan ayahnya. Apa ga bisa merokok di ruang terbuka dan tidak di ruang tertutup apalagi di ruang AC? Apa para perokok itu tidak bisa bernafas dengan udara bebas nikotin?
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Thursday, June 18, 2009

Jakarta Surga Belanja

Bulan Juni telah tiba, ada 2 event penting untuk shoppacholic: Singapore Great Sale dan HUT Jakarta (yg dirayakan juga dengan pesta diskon). 2 event ini bisa dipastikan akan membuat shoppacholic menggila dengan iming2 diskon di banyak barang branded yang membuat prioritas kebutuhan menjadi kabur tingkatannya.

Tentunya sebagian barang yg menjadi must item itu sebenarnya ga perlu2 amatlah. Masih ada berbagai jenis barang yang sama dengan harga yang masih rasional. Tetapi siapa yg tidak gelap mata untuk memiliki barang dengan harga 30% dari harga original. Mungkin mirip dengan perasaan seorang penambang berlian yg sudah banyak menggali tanpa hasil tiba-tiba ketemu dengan sebiji berlian. Biarpun ada yg mengkritisi sebagai tidak peka terhadap saudara yg rawan ekonominya, tetapi saya yakin tetap banyak yg mengejar diskonan sampai negri tumasik.

Sifat konsumtif sebagian besar rakyat Indonesia gol ekonomi menengah - gol mampu bin kaya raya dikipasi pula oleh terbitan majalah2 fashion internasional dalam edisi bahasa Indonesia. Majalah2 dengan harga jual 50ribu keatas yg isinya foto2 barang yang ada di mall2 papan atas jakarta laku keras bahkan sampai ke kota kecil mungil yg tidak punya toko buku yg representatif ini. Saya juga salah satu pembelinya walaupun tidak berlangganan. Namanya juga perempuan, selalu senang kalau sudah melihat deretan tas branded yang keren abis, mencari inspirasi model baju dan sepatu terkini, atau info segala cream2 perawatan wajah dan tubuh.

Faktanya banyak orang yg hidup dari kerakusan mata perempuan terhadap barang2 branded. Beruntunglah saya yg berada ribuan kilo dari Jakarta. Nafsu untuk berfoya-foya itu teredam sedikit. Kita tidak akan kehilangan sesuatu yg tidak kita miliki bukan? Jadi ijinkanlah saya sesekali menengok majalah fashion high class dan browsing beberapa branded di internet untuk sekedar cuci mata.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Thursday, June 11, 2009

Seandainya .........

Kenapa ya mesti banyak pernak-pernik yg menurutku ga penting dalam melakukan pekerjaan. Misalnya fore cast, seandainya dananya kita yg kelola sendiri ga akan susah untuk membuatnya. Kalau harus didiskusikan dengan mitra, yaah... Tidak seindah yg dibayangkan. Ga bisa minta hari ini terus besok udah muncul. Sedangkan dana sebelumnya terlambat, ga mau tau. Sekarang dikejar-kejar, konyol kan?

Yg bikin sebel satunya, udah di forecast, terus diubah jadwal pembayaran seenaknya. Ga lucu tau. Jadinya bikin forecast itu merupakan torture ringan dalam hidup ini.

Hal kedua adalah infra struktur, internet yg tidak lancar dan listrik yg mati. Annoying banget deh, disaat kita kerja tiba2 mati listrik. Bikin depresi dan ga nyaman (baca: panas). Tiap hari lagi matinya... Ga heran kalau kinerja kita turun di titik nol.

Sebetulnya kita para pekerja lapangan ini sangat mensyukuri pekerjaan kita, tapi kadang2 ada hal yg akhirnya bikin kita mengeluh. Klo udah gitu masih dikomentarin seolah kita ga punya usaha, sedih banget tau.

Permintaan ga neko2 sebenarnya... Berilah kami pendukung yg nyaman (maksudnya listrik n internet), itu sudah cukup bagi kami untuk tidak berkeluh kesah.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Friday, June 05, 2009

Parasit

Lagi pengen ngoceh aja malam ini...memang saya ini cerewet ya. Ah biarin, blog milik dewek n di hide plus ga pernah dipromoin ini.

Parasit didefinisikan sebagai mahluk yg ada di tubuh host dan merugikan host nya. Parasit bisa dalam bentuk tumbuhan, micro organisme atau manusia...hahaha. Saya kenal sekitar 3 orang parasit, mungkin lebih kalau dibandingkan dengan mereka2 yg juga sering menggelayuti orang tuaku waktu saya masih anak kecil. Manusia parasit ini selalu beranggapan uangmu adalah uangku, kalau kamu ga bantu uang kamu teman/saudara yg jahat. Kebiasaan mereka juga besar pasak daripada tiang. Yg lainnya bukan pengeluarannya yg gede tapi ogah kerja keras untuk dapat uang dan memilih minta duit untuk mempertahankan standar hidupnya.

Logika mereka itu ga masuk diakal sama sekali. Krn saya paling ogah ngutang, klo ga punya duit ya jangan belanja. Klo ga sanggup beli rumah dgn cash, mending ngontrak. Sehingga penggunaan kartu kredit pun terbatas demikian juga dengan rekreasi, klo lagi ga punya uang ya diem aja ga usah kecentilan pengen kemana-mana.

Manusia parasit kenalan saya ini, nyaris ga ada apresiasinya sama bantuan saya sebelumnya. Jika mereka butuh dana (bahasa mereka seragam "minjam dulu-nanti dibayar" yg pada kenyataannya ga pernah dibayar sepeserpun) mereka akan mati2an menghubungi saya. Tp klo ga butuh uangnya maka sayapun seolah lenyap dari kehidupan mereka. Basa-basi menanyakan kabarpun jarang dilakukan. Yg sedihnya, begitu permintaan mereka sekalinya tidak dipenuhi, langsung status saya berubah menjadi orang paling jahat di dunia. Wahahahaha... Woy... Jadi orang tu mesti mikir... Jangan bego, berapa pengeluaran mesti disesuaikan sama pemasukan. Jangan ngandelin orang lain yg gajinya gede dimata kalian, karena mungkin saja orang itu lg punya kebutuhan juga. Biarpun saya single, tapi saya juga pengen punya rumah dll, makanya sebagian gaji saya ditabung. Lo kate cuma lo aja yg berhak punya rumah... Astaga... Tu kartu kredit juga dibatesi makenya, jgn belanja yg ga perlu. Belanja pake CC itu ada interestnya, bego! Lo tetep mesti bayar belanjaan itu bukannya mikir belanja gratisan. Makanya numpuk tu utang CC.

Udah ah... Tensi gw naek jadinya...
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Kalau menang undian Rp. 1 milyar

Seandainya saya menang lotre senilai 1 milyar rupiah yang akan saya lakukan adalah traveling. List negara yg must be seen ada ada beberapa katagori.

Katagori: pengen banget, kudu, musti dikunjungi adalah:
a. Yunani di musim panas, dimana air laut aegea akan tampak bening biru sebiru-birunya
b. Finlandia di tengah2 musim dingin, saat suhu minusnya membuat salju seperti butiran pasir, jalan di hutan thundra-nya dipayungi oleh nothern light aka aurelia borrelialis
c. Tibet, lhasa dan kawan2 yg udaranya bisa bikin sesak nafas saking renggangnya udara dan miskin oksigen
d. Peru: di daeah pegunungannya yg masih ada orang Inca
Inilah barisan pertama negara yg kayaknya harus didatangi

Kategori: harus dikunjungi adalah:
a. Jepang, terutama kyoto, osaka, hokaido. Katanya ada cagar alam di hokaido yg bagus dan dingin tentunya.
b. UK, berhubung perjalanan pertama hanya nyampe london n oxford doang, jadinya mimpi bisa ke sana lagi, huwaaaa...
c. Canada, alamnya juga lumayan indah katanya.
d. Daratan eropa, siapa sih yg ga mau jalan2 ke sana terutama belanda saat tulip berkembang, perancis selatan di musim panas, denmark, swedia dan norwegia (sekali lagi)
e. Turki, pengen nyobain eskrim yoghurtnya yg ga akan tumplek biar dibalikin
f. US: NY yg banyak toko bukunya itu dan operanya, plus san fransisco dan daerah midwest nya...hahahahak

Kategori: kalau bisa travel ke situ syukur, klo ga bisa juga gapapa
a. Australi
b. New Zealand: katanya lord of the ring dishoot disini
c. India
d. Afrika Selatan, Kenya dan negara2 afrika lain yg punya safari land
e. Korea selatan
f. Thailand
g. Hongkong n Shanghai n Macau
Dan negara-negara lain yg belum kesebut

Kategori: klo bisa ga usah didatangin utk travel:
The one and only: M A L A Y S I A
huahahahahahahaha... Ga selera banget ke situ mah, ga kerasa ke LN plus perlakuan rasialisnya ke orang Indonesia, bikin negara ini ga masuk hitungan untuk dikunjungi. Sayang duitnya ooyyy...

Emang paling enak utk bermimpi dan ngelamun gini ya... Geografiku bagus bukan?
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Pokat ato Alpokat ato Avocado

Hari ketiga di minggu ini dimana saya harus mendiskon waktu tidur, bangun lebih pagi, karena udah janjian dengan mitra kerja utk ikut kegiatan di sebuah puskesmas. Mata agak2 sepet, tapi pelotot-pelototin supaya ga keliatan seperti orang bego. Pada prinsipnya kegiatan lebih pagi menjamin kerja saya disana selesai lebih cepat dan bisa mengejar boat reguler tengah hari sebelum mereka break jum'at-an. Dan sesuai dengan dugaan, jam setengah 12 acara udah selesai. OK, going back laa...

Seperti biasa di hari jum'at pelabuhan kecil ini tampak sepi penumpang. Dari sebuah boat yg bersandar, juragannya sudah tereak2 memanggil penumpang ... "Boat, boat..." Serasa di terminal angkot ajahhhh.. Tapi langkah cepat saya mendadak berhenti karena ada tumpukan alpokat berukuran 2-3 kali yg normal tertumpuk siap dijual oleh seorang ibu2. Aduuh, kabita euy, dan sayapun langsung jongkok milih2. Gilee banget, masih segar dan ukurannya itu lho, mana jenisnya kayaknya alpokat mentega lagi, huaduh... Walaupun harganya agak mahal, krn bukan lg musim, berkat ukuran raksasanya (lebih dr 500 gr per bijinya kayaknya) maka saya beli saja 3 buah, buat dibagi sama teman sekantor yg sama2 doyan. Lumayan, tentengan saya lsg bertambah 2 kg-an kaleee.

Sampai di kantor, teman2 sayapun takjub dengan ukurannya. Senyum sumringah mereka mendapat oleh2 ini menghilangkan lelah krn harus nenteng tas yg beratnya jadi amit2. Tapi kita masih harus menunggu 1-2 hari sampai lunak sebelum pesta alpokat... Yeiy...yeiy...*melakukan dansa kemenangan ala Calvin&Hobbes*
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Tuesday, June 02, 2009

Say yes to these drugs

I read reader digest, May 2009 edition and found this article by Nury Vittachi in Unbelievable column. It's hillariously funny, I put the funiest part here.

New drugs for men (by women):
1. Anniversia: triggers memories of birthday and wedding anniversaries while simultaneously loosening spending inhibitions at jewellery shops.
2. Verbiloose: one spoonful of this before dinner will make a man willing to talk about his feelings for whole 20 minutes.
3. Slendavis: widen and flattens the male cornea, making wives appear slim and willowy.
4. Belchex: adds a terrifyingly foul taste to stomach gas making men scarring to burp, or let loose any other gas from their body.
5. Aspirude: small white tablet that prevents men from telling off-colour jokes at dinner party
6.Combovex: shortens hair at the sides of the head, so men cannot make themselves look silly by combing locks over their bald spot
7. Sportoblind: reacts with the optic nerve to prevent men from recognising the word "sports" on the TV.
Etc... Beli sendiri aja deh
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Good quote

Katanya einstein pernah ngomong beginih..."Only a life lived for others is a life worthwhile"... Bagus ya... Seandainya capres, cawapres n caleg pada pake moto itu, mungkin negeri ini menjadi lebih makmur dari sekarang.

Kalau pemimpin yg baik kan seharusnya memikirkan kesejahteraan masyarakatnya sebelum kenyamanan dirinya. Ga akan bisa tidur jika tau ada rakyatnya yg tidak punya rumah, tidak akan bisa makan seandainya masih ada rakyatnya yg menderita kelaparan. Seluruh upayanya akan diserahkan sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat, bukan sekedar lip service untuk mempertahankan/kecipratan kursi empuk.

Oh, bangsaku....
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Tes update blog by email

Internet memang sudah jadi kebutuhan kedua untukku, korespondensi dengan teman2 atau pekerjaan, mengisi waktu luang perlu dilakukan dengan internet bukan?

Bukaaaaaaaannnnnnn........
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Monday, June 01, 2009

In the blackest mood

Saat ku merasa terkungkung oleh terali yang tak terlihat
Saat angin dari negri jauh membawa berita
Saat tanganku tak berhasil meraih
Saat aku merasa terasing diantara suara riuh rendah
Saat itu aku meluncur ke sebuah lembah hitam gelap tak berdasar

Friday, May 29, 2009

Karena harus pakai photoshop


Migrasi kamera ke semi pro membuka persaingan sehat diantara aku dan beberapa teman. Berbekal kamera yang berlainan merek kita saling ledek2an tempat hunting dan kemampuan kamera. H adalah pacar D adiknya E temanku, dia sudah lumayan mahir dengan fotografi, sumber info kami- cewek2 keras kepala ini, untuk tips and trik fotografi. H dari awal sudah bilang kalau untuk pemula mendingan pake Sony aja, tapi aku dan M keukeuh milih Canon. Buatku Canon itu identik dengan kamera.


Minggu lalu H, D, E dan teman2nya hunting foto ke Krakatau, hasil fotonya cuma bisa dikomentari satu kata aja.... Gilaaaa... bagus-nyaaaa.... Gradasi warna lautnya benar2 tak terbayangkan. Menurut H itulah kelebihan dari Sony A series, karena berbasis JPEG sedangkan Canon berbasis RAW yang baru bisa mendapatkan kualitas sama jika sudah diotak-atik dengan photoshop. Yeee...! Biar deh, pokoknya tetap cinta Canon, hehehe... ngeyel deh.


Begitulah, akupun dapat beberapa tips dari H untuk performa kameraku. Aku sih berharap satu saat bisa membuat foto yang benar2 bagus dan artistik, sekarang sih belajar banyak aja. Hobby ini biarpun menguras kantong, tapi memuaskan lho. Tapi sekarang sih ga terlalu mahal untuk cetak, yang mahal itu beli lensanya... hiks-hiks-hiks...


Friday, May 15, 2009

Kapan bisa therapy session lagi ya?

Lagi bete nih, penyakit lama kambuh, pengen shopping....!!! At least window shopping gitu. Selain waktunya ga ada, juga my partner in crime udah ga di Indo lagi. Weks... mesti jalan sendirian, hiks-hiks. But, shopping mesti jalan terus. Kenapa tidak?

Cukup satu kali sesi akan bisa mengurangi kebeteanku. gyahahahaha... bo'ong banget ya? Iya pas lagi shoppingnya sih puas, tapi ga lama kemudian pasti nagih lagi. Satu yang harus diexplore sepertinya Grand Indonesia, gile aja... aku belum pernah berhasil ngubek2 mal terbesar saat ini di jakarta itu. Katanya Gramedianya juga besoaaar. Mudah2an perjalanan ke jakarta berikutnya bisa ngubek2 mal. Huhuhu... jadi inget lagi my partner in crime, kalau ada dia bisa aku seret abis tu anak... Sudahlah biarkan dia tenang di alamnya- gyahahaha... bisa ngamuk nih kalau anak itu baca postingan ini.

Thursday, May 14, 2009

Back-up data

Kena virus laptop gw

Belum menimbulkan kerusakan berarti

Tapi kan aku harus bikin back-up buat jaga2

Nyebelin tau.... ngabisin waktu

kalau bisa para pembuat virus, trojan, worm dikasih susah rejeki aja seumur hidup

Didoakan jadi pengangguran terus buat si pembuat virus I'M here. Mampus lu

Monday, May 11, 2009

Kriteria

Apa syarat cowok yang menarik? Buatku tinggi badan menentukan lho, minimal 170 cm, huahahaha... di bawah itu sih ga bisa langsung membuat tergetar. Punya wawasan yang luas juga, hahahaha. Nah apa yang membuat Pasha-Ungu sering digosipkan dengan artis2 yang cukup cantik dan muda? Tampangnya hmmm so-so, udah punya buntut, suaranya juga so-so, dan yang terpenting tingginya...hahahha... ga kurang pendek tuh?

Ini gara2 aku melihat dia di Bandara Hasanudin hari minggu kemarin. Wekekeke... hayo mana fans Ungu..kok ga ada yg perhatiin dia? Apakah semua gosip itu demi menjual nama band? hihihihihihi...maaf jadi nyilet sembarangan.

Tuesday, April 28, 2009

Di Jakarta lagi...

Di jakarta lagi, macet lagi. Titik.

Mana beberapa hari ini terus2an begadang. Soale, ngejar deadline report, hahaha. As always!

Kepalaku kayak melayang... hah... kunyuukkk...mestinya dibawa tidur memang. Tapi mana bisa tidur kalau otak terus menerus berputar. Jalan satu2nya... cepatlah minggu depan tiba. Artinya sudah terlewati semua masa yg ga jelas ini.

Ga punya semangat belanja lagi... huh...gini ini kalau lagi beneran dikejar deadline.

Udah ah... balik lagi kerja!!

Saturday, April 25, 2009

Lazy Sunday

Bangun saat hari sudah terang, jam 8.15. What a nice night, I slept peacefully. Dan berhubung hari minggu jadinya bisa ngupi dulu (klo hari kerja terpaksa dilakukan di kantor). Pagi ini Bordum harus melayani saya. 

Setelah beberapa saat siaplah secangkir kopi Aroma- hmm, kopi yg baru diseduh ini sudah mengeluarkan wangi manis, padahal belum ditambah gula. Warnanya yg hitam dan kental, menjanjikan kenikmatan tiada tara, ahahahahaha... sok puitis sekali. 

Plus martabak manis sisa semalam melengkapi sarapan pagi yang amat tidak sehat ini. Tapi tidak lama kemudian giliran perut saya minta retreat paginya. Menyetorkan sisa-sisa konsumsi kemarin ke tempat yang benar supaya tidak tertimbun di dalam perut dan menghasilkan gas buang beracun, ehm-ehm... sedikit jorok deh.

Dan melengkapi kemalasan hari ini adalah dengan membangunkan Sebastian. Ternyata sinyal wifi kenceng, tibalah saat surfing bersama Sebastian menelusuri blog demi blog... Hari Minggu yang lumayan menyenangkan dan damai nih....

Friday, April 24, 2009

Dorama vs Sinetron

Dijaman multimedia ini kita banyak dimanjakan dengan berbagai tayangan hiburan. Saluran TV yg beragam dan mengglobal, siaran CNN, AXN, Travel&living dkk sudah menjadi pilihan penonton di Indonesia, bukan hanya saluran TV lokal. Dan bahkan sekarang dengan niat beberapa stasiun TV untuk menayangkan siaran digital, maka mahluk2 yg kecanduan internetpun akan mulai diracuni lagi dengan siaran TV.

Walaupun aku sendiri tidak suka dengan sinetron Indonesia, yg membuatku ga merasa perlu untuk memiliki TV di kamar, tapi pengaruh TV terutama sinetronnya tetap masuk kedalam hidupku, dalam bentuk Dorama. Sinetron ala Jepang sana. Berbeda dengan sinetron yg kebanyakan produk ancur, dorama lebih menawarkan hiburan yang cukup layak tonton. Dengan episode yang tidak banyak dan cerita yg bagus, memang sanggup membuatku membuang waktu dengan menontonnya. Caranya dengan memesan dalam keping CD sehingga aku bisa menontonnya kapan saja dan tidak terikat dengan jam tayang.

Beberapa dorama ada yg sangat ancur kualitasnya, terutama yg merupakan life action dari manga untuk cerita2 seperti Sailor Moon dkk. Asli dah ga bisa melihat bagusnya dimana, termasuk juga yg tidak terpikat dengan serial manganya. Maklum deh ceritanya bener2 fantasi yg sama sekali tidak bisa dinikmati.

Dengan Dorama juga membuatku mengenal kehidupan sehari-hari di Jepang,juga tentang sejarah Jepang, karena beberapa doramanya banyak juga yg dengan kisah di jaman shogun atau juga tokoh tertentu. Juga mengenal betapa dalamnya luka hati masyarakat sana saat kena bom atom. Walaupun ada orang-orang yang percaya bahwa Jepang layak mendapatkannya. Bagiku mengorbankan masyarakat sipil sama sekali bukan hal yang bisa dibenarkan.

Ok, kembali ke dorama, ada pertanyaan yg muncul, kenapa ya di Indonesia sebagian sutradaranya ada yang sangat menggampangkan pembuatan sinetron, sehingga hasil akhirnya akan berupa stigmatisasi beberapa karakter tertentu, ekspresi pemain yg seragam, dialog yang ga masuk akal, dan settingan yang tidak alami. Kenapa... o kenapa....

Thursday, April 23, 2009

Bermain Flickr

Setelah account flickr lama dimusnahkan karena ga aktif, akupun membuka account baru. Untungnya Flickr itu ga susah, gampang saja, karena sudah diintegrasikan ke account email. Sayangnya belum banyak koleksi foto dari Canon EOS, sehingga ga ada yg bisa di-upload, dan hanya foto-foto lama hasil dari Canon Ixus.

Sekarang giliran belajar bagaimana me-link nya ke blog... kita coba saja....treng-treng-teeeeng...

---ternyata gagal, saya masih harus banyak latihan---


Monday, April 20, 2009

Akibat malas??!??

Sebal-galau-pusing-merasa terjebak-sesak nafas-malas bukan main-hilang kreatifitas-gak semangat. Gejala apa ini? Depresi? Atau hanya malas sesaat? Ga taulah. Bimbang antara meninggalkan zona aman dan membusuk didalamnya, atau mencoba peruntunganku dengan melakukan hal yang diluar kebiasaan, belum bisa aku putuskan saat ini.

Ada pertentangan dalam batinku, satu sisi mengatakan agar aku jangan mudah melarikan diri dari keadaan yang tidak enak, satu sisi lain membujukku untuk berjuang menggapai hidup yang lebih baik. Kadang aku berpikir diriku pesimis tapi kalau dikaji tampaknya selalu optimis tapi selalu terjepit antara 2 pilihan. Namanya pilihan memang harus lebih dari satu.

Sebenarnya apa sih yang aku inginkan saat ini? Ada bayangan samar tapi tidak mampu/tidak berani mendeskripsikan lebih jauh. Jadi itu masalahnya tidak berani menggambarkan hal yang kuinginkan dengan nyata. Ditambah dengan tekanan dari hal yang masih belum ada titik terang membuatku seperti orang yang tidak jelas apa maunya.

Saat ini masalah yang kuhadapi:
1. Haruskah aku pindah pekerjaan? karena pekerjaan saat ini jadi tidak seasyik saat mulai dulu
2. Bagaimana caranya untuk bisa kuliah lagi di negri orang, tidak gampang dan perlu berusaha
3. Bikin NPWP yang syarat utamanya harus cuti dulu, untuk mengurus langsung Ewwh...
4. Sekedar jalan2 saja ke negri orang, artinya mesti mengajukan cuti juga
5. Keluar dari pulau ini yg terasa semakin lama semakin menghimpiku...

Solusinya sebenarnya tidak terlalu sukar, hanya saja aku kesulitan untuk menetapkan hatiku. Ganjaran untuk orang yang malas!

Monday, April 13, 2009

Kulihat Pelangi

Pelangi, pelangi
Alangkah indahmu
Merah Kuning Hijau
Di langit yang biru
………………………….

Lagu anak-anak tentang pelangi, sederhana tapi memancarkan keindahannya. Pelangi ga harus di langit yang biru kan? Terakhir ngeliat justru di langit yg merah, rembang petang, besar, dan sangat special karena melihatnya langsung di angkasa, saat pesawat berputar-putar menunggu mendarat. Indah dan bersyukur karena masih diberi mata yang sehat sama Yang Di Atas. Ga nyangka banget bisa lihat pelangi jam 6 WIB, dimana mentari sudah tak memancarkan sinarnya lagi.

Satu kali sempat menangkap pelangi saat foto teman di atas jembatan di pagi yang cerah, ngerasa takjub begitu melihat hasil fotoanku, ternyata pengambilan angle nya mendispersi cahaya dan menjadikannya pelangi. Ga nyangka banget gitu.
Tapi keagungan pelangi memang lebih indah kalau dilihat di padang yg luas di tengah hari. Pernah tuh ngelihat sekali di tanah teluk Bintuni, sayangnya kamera pocket saat itu lagi ga ada di tangan. Makanya kalau hari hujan disertai dengan panas terik, sempatkan keluar dan lihatlah barangkali ada malaikat sedang melukis di angkasa. Walaupun memang benar untuk orang Jakarta Plangi malahan bisa dikunjungi bukan sekedar ditatap, yeee… garing ya?

Mainan Orang Dewasa

Ada keinginan untuk mengabadikan keagungan di sekitarku. Momen-momen yg paling berharga dari interaksi dengan alam. Tapi harus melalui media apa? Bikin lagu ...., weks mau ditertawakan kucing geladak? Bikin lukisan.... kayaknya cecak di dinding bakalan jatuh terguling-guling gara-gara 2 kakinya dipakai buat pegang perut nahan ketawa. Bikin puisi..... mungkin ayam-ayam malas berkokok di pagi hari kalau dengerinnya. Emang deh sense of art ku tinggi (hehehe, narsis) tapi ga punya bakat seni sama sekali!!!

Satu-satunya media untuk mengungkapkan keartistikanku adalah ... Foto... Walaupun jangan terlalu berharap banyak akan bakatku ini. Tapi setidaknya aku masih sanggup untuk membekukan momen dengan pengambilan sudut yang ga jelek-jelek amat. Dan setelah merasa sudah advance dengan Digital Pocket, si Canon IXUS sepertinya aku mulai naik tingkat dengan mencoba menjajal kemampuan Canon EOS 450D.

Hobby baru ini sebetulnya ga mahal, yang mahal itu harga lensanya. Sekarang aja udah mulai mikir bulan depan beli lensa yg mana ya. Harga lensa untuk DSLR ga main2 sih, bahkan untuk toko yg mengklaim harga termurah dengan kualitas prima alias JPC Kemang. Untungnya di JPC online harga barangnya dicantumkan sehingga bisa jadi panduan mau beli yang mana.

Kadangkala kalau dipikirkan setua apapun manusia itu tetap membutuhkan mainan. Mainan orang dewasa ya seperti kamera, mobil, laptop, etc. Bersyukur punya kerjaan sehingga bisa independen dalam membelanjakan uangku. Inilah salah satu kenikmatan menjadi dewasa, kalau masih di bawah ketek ortu sih, palingan cuma bisa ngences doang.

Sunday, April 12, 2009

Sisterhood

Jadi anak perempuan satu2nya ada ga enaknya juga. Ga punya saudara perempuan untuk berkolusi masalah cewek. Bayangkan aja, mana ada cowok yg betah nyalon (kecuali yang sedikit melambai). Karena itulah aku banyak punya kawan akrab perempuan yg sudah seperti saudara, sehingga kita bisa sama2 menghabiskan waktu untuk urusan perempuan. Dan aku suka heran dengan perempuan yg menyatakan ga punya temen perempuan hanya punya temen laki2 saja. Beuuu... perempuan seperti itu kehilangan momentum untuk sharing bersama dan ikatan antar sesama perempuan. Belum lagi untuk urusan curhat, baik yg terencana maupun colongan. Kalau punya temen perempuan dijamin akan dapat solusi tulus dan penuh perhatian, tapi kalau dengan temen cowok sih biasanya akan ada ekses2 yg kadangkala ga bisa dipertanggungjawabkan.

Dan seperti biasa kalau liburan dan ketemu dengan teman2 terdekatku saat ini E, M and D kita pasti menyempatkan untuk nyalon bersama; totok wajah, luluran, creambath.... Sedaaaappp sekali. Memang benar, hal2 itu bisa dikerjakan sendirian, tapi saat nyalon bersama itu sensasinya beda banget. karena itu aku benar2 bersyukur akan adanya bonding sesama teman perempuan (dan beruntunglah mereka yg punya saudara perempuan) hal yang disebut sisterhood.

Peringatan Kartini di bulan April ini juga melambangkan sisterhood, karena Kartini saat membangun sekolahnya tidak bergerak sendirian, dia punya adik2 perempuan yang punya interest yg sama saat itu. Jadi mengapa kita tidak bisa memaknainya dengan lebih menjaga persahabatan dengan teman2 cewek? Dan Saluut untuk semua teman2 perempuanku, kalian tak tergantikan.

Friday, April 10, 2009

Hobi mahal

Sebagai anak sulung foto dari bayi-balita ku paling lengkaplah. Apalagi bokap juga punya hobi difoto, walhasil dia punya kamera yg cukup bagus. Kalau diingat2 pernah juga aku maen kamera SLR waktu jaman SMP dulu, lupa mereknya apa. Cuma lensanya bukan yg bagus, lensa standar saja.

Dan salah satu warisan genetikku adalah hobi ambil foto juga. Lumayan udah lama main dengan kamera pocket, juga yg digital pocket, sekarang aku membutuhkan kamera yang lebih canggih lagi. Dan ternyata hobi ini cukup mahal juga ternyata, karena lensanya muahal-muahal. Sial banget. Tadinya aku pikir akan puas dengan lensa kit, tapi ternyata harus punya lensa lain baik yg wide maupun macro. Halaaaah... nabung,nabung 

Saturday, April 04, 2009

pelanggan setia pesawat atau dasar ga punya kerjaan aja.

Seminggu ini kayaknya aku udah bolak-balik jakarta ternate kayak naik angkot aja. Mulanya karena beneran udah bete, jadinya aku ke bandung minggu lalu, alasannya mau urus tiket buat ke jogja and nengok ortu, cukup pas weekend aja deh. Trus, tak disangka-sangka ada panggilan interview hari kamis, dan pergilah aku ke jakarta lagi, sayangnya karena hari Jum'at udah janji di Tidore terpaksa aku harus pulang, dan hari ini aku ke jakarta dan diteruskan ke Jogja. Asli capek juga, dan kaki kayaknya entah udah kayak apa rasanya. Apalagi hari seninnya mesti ke makasar dan training di sana. Nah, berhubung selesai training adalah pemilu plus libur paskah, jadinya aku berniat untuk ke jakarta lagi daripada balik ke ternate.., hehehe... wassalam entah kayak apa badanku nantinya... geblekkkk... pengangguran banget sih gw

Tuesday, March 31, 2009

Mencintai

Membayangkan dirinya menderita, saya juga ikut menderita. Hati ini rasanya seperti ikut terpintir saat dia ada di lembah penderitaan dan air mata pun deras menetes tanpa bisa ditahan lagi. Saat dia bahagia, saya juga bahagia, dan sialnya air mata tetap menetes menahan haru saat dia berusaha sekuat tenaga untuk menunjukkan cintanya. Laki-laki yg sangat sukar dicari tandingannya dalam mencintai perempuan dan saya sangat mencintainya, dia Fitzwilliam Darcy!

Yup, menurut polling "Pride and Prejudice" adalah favorit semua penggemar Jane Austen. Elizabeth dan Darcy adalah pasangan yang paling membuat iri. Siapa yang tidak ingin dicintai oleh Darcy. Kesederhanaan penulisan novel ini juga menjadi satu daya tarik untuk membaca-membaca-membacanya berulang-ulang. Dan tidak sedikit penulis yang membuat sekuel dari "Pride and Prejudice"

Terakhir beli buku adalah Darcy's Passions salah satu novel retold Pride and Prejudice, bercerita dari sudut pandang Darcy. Pengarangnya lupa namanya, tapi berhasil memancing emosi. Selama membaca buku ini bantal ga kerasa udah basah, plus berlembar2 tisue. Novelnya sungguh mengharukan, air mata yg tiba2 merebak, membuat saya menghabiskan waktu lebih lama dari biasa untuk membacanya. Heran deh, kok bisa2nya hati ini begitu tergerak ya.

Sunday, March 29, 2009

Ngantuknyaaaa...

Lebih senang sebenarnya setelah ada penerbangan direct ke jakarta dengan jadwal pagi, karena waktu weekend aja udah bisa jalan ke jakarta tanpa mesti repot2 minta cuti. Tapi berhubung jadwalnya yg bener2 tengah malam jadi suka ngantuk pas hari kedatangan di sini. Kayak sekarang nih, mataku entah sudah berapa watt, ngantuk banget...! Seandainya bisa tidur...!!!

Waktu jalan di jakarta hari minggu kemarin, asli yg namanya jalan dan mall sepi pengunjung, ada apa gerangan? apakah penduduk jakarta sudah banyak yang dimakan alien? Tapi kemudian ingat, pertama ada hari nyepi (kamis yg lalu) sehingga kemungkinan besar orang2 sedang keluar kota. Kedua dengan banjing bandang akibat tanggul yg situ gintung yg retak mungkin juga membuat banyak orang "sedang melakukan tugas kemanusiaan di sana" dan bisa jadi karena gaji ga keluar juga, dll-dll

Aaaah otak beneran udah ga mau di rel yg benar karena ngantuk... tidur yuk ... tidur

Thursday, March 26, 2009

Cerita Sisa

Saat makan di resto Jumbo nyang katenye paling enak seafoodnya (kepiting saus pedas) nyang diiklankan di guideline2 pariwisata gratis itu, kok bisa2nya kita ngeliat pak M nyang bekas mentri jaman Suharto ntu, nyang ngomongnya sering pake Eeee......, Eeeeee...! nyang juga ada affair sama penyanyi dangdut MM. Ga sengaja sih karena saking penuhnya itu resto kita terpaksa masuk waiting list sekedar dapat meja di luar. Ceritanya pengen sambil ngeliat sungai (sayangnya biarpun di luar tetap aja ga bisa ngeliat sungai-soalnye ditempatin di meja pas deket etalasenya...siaaalll!).

Sambil nunggu mata kita jelalatan ngeliatin yg makan, and D dengan cepatnya menemukan objek gosipan n lalu nyenggol,

"Liatin di arah jam 11 ogut, itu bukannya pak M.....?" Dan kitapun langsung nyari
"Oy..oy...jangan cepet2, pura2 ngeliatin apa gitu" D ngomel2
" Eh...iya...iya... trus yg makan bareng siapa ya? Kok kayak pembokat, jangan2 penjaga apartemen pak M yg dijadiin guest house illegal?" kataku sambil cekikikan.

Untung kita langsung dapet tempat, kayaknya si pak M ngerasa tuh kita liatin (mata 3 cewek tea...). Ga keliatan bodyguardnya sih, lagian juga ini bukan tanah Indonesia ya. 

Dan setelah kita duduk di meja giliran MA yg bilang,

"kayaknya itu walikota T deh, sama istrinya...!"
" Mana...mana....?" Aku pun langsung muter2in kepala
" Wah, banyak anggota rombongannya Bo...!!"

Begitulah ternyata Merlion Country itu memang penuh orang Indonesia yang buang duit disana... jadinya negara itu tambah kaya aja dari duit kita... siaalllll.... ga lagi2 deh ke situ, rugi memperkaya jiran doang.

 

Monday, March 23, 2009

Internet-an dari kamar kos

Yippiiii... sekarang ada hiburan baru dari kamar kos, bisa ngenet di rumah. Memang selama beberapa bulan belakangan ini si sebastian selalu ngedetect adanya sinyal wifi. Dan ternyata anteronet jualan voucher hotspot, yg sejatinya ada di hotel. Hanya saja karena lokasi tempat kos-an ku ada diantara hotel dan anteronet, makanya lumayan bisa hotspot. Biarpun rada mahal, tapi paling tidak ada alternatif lain ngenet. Daannnn, yg paling penting bebas dong surfing, ga kayak kalau pake sarana kantor. Mau FB nggak enak hati, mau ngeblog juga nyuri2. Kekekeke... pengusaha internet memang sahabat didalam suka dan duka deh.

Tuesday, March 17, 2009

Kenikmatan di pagi hari

Sebagai manusia yg bukan mahluk pagi, bagiku bangun pagi adalah cobaan berat. Penundaan bisa berlangsung dari beberapa menit sampai satu jam atau lebih, tergantung level malas dan urgensi kebutuhannya. Misalnya kalau udah ada janji meeting pagi, yaah alarm terpaksa dipasang 2 jam sebelumnya dan berturut-turut tiap 15 menit sekali hidup. Untung HP-ku bisa ngeset alarm sampai 5 kali berturut-turut. Tapi lain soal kalau alarm perut yg bergolak, mulai dari kentut sampai poops. Gegegegegege.... Pasti langsung loncat dari kasur dan blus masuk kamar mandi dan bongkar muatan. Enaaak, nyamaaaan...dan legaa....! Nikmat banget merasakan kosongnya usus sampai anus...gegegegege... jorok, tapi manusiawi! Dan komporku ini sintingnya suka pake malu2 kucing.

Shy ass istilah kasarnya, gegegege.... paling ga bisa bongkar muatan di tempat baru, misalnya di rumah temen. Makanya kalau travelling aku lebih senang booking kamar sendirian aja, soalnya kalau sharing suka ada yg mendadak mutung, ga mau melakukan kewajibannya. Otomatis dong seharian perutku bisa kembung ga jelas, dan bakalan kentut2 tanpa ada rem, malu2in deh.

Dan pagi ini juga dengan senang hati si asshole sudah bongkar muatan, membuat lega di perut dan di hati dan hari ini terasa indah... hmmmm

Wednesday, March 11, 2009

Kembali ke kegelapan

Baru juga menginjakkan kaki beberapa jam di ternate, sudah disambut dengan listrik mati... hore..hore... mati 5 jam dan semua laptopku batrenya drop. Jadi... bengong sambil ngantuk2 aja deh. Baru nyala lagi sore hari. Terimakasih PLN sudah membuatku sangat tidak effektif bekerja hari ini.

Berhubung mata sepet dan kaki yg bengkak-kayak-orang-hamil-karena-kelamaan-di-pesawat, aku pulang TengGo. Di kamarku sempat nyuci dulu, mumpung PAM lagi deras, sebelum terkapar di matras krn pinggang yg udah ga karuan lagi rasanya. Sambil leha2 dan baca kumik.. and PETTTTT.... gelap total lagi, weks... nyari senter dan ngabisin tu kumik, setelah itu aku jatuh di pelukan dewa morpheus, sampai kebangun jam 3.20 gara2 lampu nyala... what a night!

Monday, March 09, 2009

Last day on the long weekend

Singapore hujan dari pagi, hari ini. Untung kita membatalkan kunjungan ke taman burung alias birdpark. Dan rasanya jadi ga rugi kemarin seharian ngukur jalan di Singapore, sehingga hari ini kita pake buat belanja, alias shuuupppping. Berhubung kita setengah back packer, maka untuk oleh2 tentu berharap yg semurah-murahnya... mahap. Dan belanjalah kita di Lucky Plaza. Bapak tua yg punya mungkin bengong karena kita hanya belanja sedikit. Beda banget kali dengan orang indonesia lain, and aku juga ngajak ngobrolnya pake bahasa Inggris aja. Untung logat bapak itu bagus, baik buat bahasa indonesia maupun bahasa inggrisnya.

Akhirnya target belanja tercapai, hari ini mengunjungi kinokuniya, dan disana dapat buku grammar yg bagus. Secara aku dodol banget dengan grammar, makanya butuh banget buku bagus yg bisa menerangkan grammar dengan bagus. N aklu beli dvd original the coffee prince hahahaha.... akhirnya, plus CD ABBA lengkap, yang udah sulit banget dapatnya di Indonesia. Sekalian juga beli CDnya Billy Joel n Jason M'raz. Makanya isi koperku cuma buku dan CD doang. Some shopping huh...

Akhirnya the last day dari long weekend kita akhiri dengan last shopping di tempat coklat, ihi...ihi...ihi

Sunday, March 08, 2009

Long Weekend part 2

Bangun agak terlambat dan hari sudah siang, padahal rencananya mau ke Sentosa Island, naik cable car dong. Alasan lainnya karena ga mau matang dibakar sinar matahari yg menyengat aja. Untunglah walaupun hari tampaknya sudah benderang tapi belum kesiangan. Malah pas banget jadwalnya.

1. Sarapan
Memang di homestay disediakan sarapan (ceritanya bed and breakfast) tapi ga ada yg mau makan. Kita makan disalah satu kedai mi yg ga terlalu mahal. Aku tidak bisa ikutan sarapan mi, babi doang isinya, dan hanya pesan bubur wijen itam aja. Selain penasaran dengan rasanya juga salah satu bubur yg sudah tersedia pagi itu. Lumayan kenyang dan rasanya ga terlalu manis.

2. Sentosa Island
Setelah sarapan kita jalan menuju MRT terdekat dan baru ngeh klo kartu karcis bisa direfund 1 SGD tiap kali selesai perjalanan. Sampai ke ujung timur yaitu di Harbour front kita bisa naik cable car.... ga gitu terasa diatasnya deh. Ga kerasa tingginya, sedangkan temenku udah hampir panik.

Di Sentosa Island sebenarnya paling senang dengan pertunjukan lumba2nya di dolphin lagoon. Biarpun dicela sama temenku yg katanya masih bagusan di Indonesia pertunjukannya, tapi ga dijelasin dimana bagusnya. Klo aku sih ga banyak protes, karena seneng aja ngeliat pelatihnya tampaknya sayang banget dengan kawan sepertunjukannya. Caranya megang dolphin, perlakuannya pada dolphin sangat berperikehewanan. Bahkan menjelang acara berakhir, sementara perhatian penonton terfokus pada yg lain, si pelatih yg ada di depanku justru sedang main2 dengan dolphinnya...lucu banget.

Selain itu sih nonton film 4 dimensi log adventures... lumayan keren animasinya, tapi efek 4Dnya kurasa hanya akan mengagetkan anak kecil saja. Selain itu jelas melihat aquariumnya, yg biarpun kecil tapi lumayan. Dan pulang deh

3. Musium chinese town
Asli ni musium agak spooky... soalnya pas hanya kita bertiga aja yg lagi liat2 (hadiah gratis dari tur ke sentosa island), dengan ruangan remang2 tiba2 di tempat yg meja judi lampunya bergerak-gerak, hii... dan klo aku sih ngeliat ada orang lewat... cepet banget, ga tau apakah orang itu beneran ada atau...? hiii...huahahaha... mudah2an semua itu hanya kebetulan belaka.

4. Riverside tour
Sempet juga siangnya tur 45 menit di sungai. Lumayan kreatif dah orang singapura ini, kebetulan di tur yg kami pakai kapalnya terbuat dari bambu, tapi ga ada guidenya... payah ah... panduannya udah direkam dan si kapten tinggal pencet nyalain aja

5. Dinner
malamnya kita makan di Clarke Quay, di resto yg namanya Jumbo dan pesan kepiting ala singapura. Kembali menurut temenku makanannya ga seenak di jakarta. Beeuuuuh... klo cuma beda dengan jakarta sih ga usah aja jalan2. Padahal yg ngajakin long weekend ke singapore ya dia itu. Tapi sepertinya tidak ada hari yang terlewat tanpa complain deh.

Dan malam ini 2 temenku harus memakai counter pain, karena betis yg ga biasa diajak jalan dipaksain untuk jalan... hah... aya2 wae

Saturday, March 07, 2009

Long weekend

Minggu lalu, temenku M dadakan usul utk long week end ke singapore... hahaha, karena lagi bosan aku langsung oke saja. Kenapa tidak. Dan karena mendadak juga makanya rencana ini terealisasi. Soalnya kalau sudah direncanakan dengan baik-baik suka tidak jadi.

Dan untuk suasana tambah ramai, kami ajak D, adik temenku yg lain untuk ikut. Akhirnya 3 muskeeters ini berhasil pergi dengan damai ke Singapore, sambil cekakak-cekikik. Dan bagi 2 orang muskeeters itu, kunjungan kali ini adalah yg ke 3, sedangkan buatku yang ke 3 juga jika 2 kali transit di Changi bisa dianggap kunjungan.

Dan belum juga keluar dari Indonesia (baru nyampe ke imigrasi), D kena screening daftar cekal. Huahahaha.... namanya sama dengan salah satu orang yang masuk ke dalam daftar cekal. Seandainya dia harus berurusan lama dengan imigrasi, aku dan M sepakat untuk pura2 ga kenal aja, hahaha... untung urusannya tidak panjang, karena D memang bersih track recordnya. Walaupun D misuh2 juga waktu kami cerita bakal pura2 ga kenal klo dia sampai dicekal, kekekekeke.

Kita juga bisa menginap di apartemen yang cukup murah di kawasan Cavenaugh road. Aku pikir akan mirip kayak apartemen di hotel Galeria Ciumbuleuit gitu. Tapi ternyata tebakan kita salah besar, yg diiklankan itu adalah kamar di sebuah apartemen, sementara yg punyanya juga tinggal di situ, pokoke ala bed and breakfast dah... kacau. Apalagi waktu masuk kamar, lampunya remang2... langsung deh M komplain keras sama yg jaga... dodol banget. Yang akhirnya diganti lampunya saat kita keluar jalan.

Dan setelah itu kita jalan aja keluar. Karena hari udah malam, kiita akhirnya milih makan di mall aja dan kemudian belanja ke borders (Sebenarnya aku yg maksa mereka untuk ke Borders). Dan bisa dibayangkan aku lsg borong buku dong. Sudah dimaklumi juga sama 2 muskeeters itu bahwa ada book worm, sehingga mereka hanya bisa pasrah saja nunggu di toko buku... bego deh, hihihihi... (luv u girls).

Besok rencananya mau naik cable car ke Sentosa Island, trus ke Bird park dan lusanya mau puter2 sightseeing singapore pake jalan aer (Soalnya bosan bo liat mallnya, sama aja kali dengan mall di Indonesia). Walaupun aku yakin pemandangan yg terindah itu hanya dimiliki oleh orang Indonesia, mudah2an besok tidak mengecewakan tempatnya.

Tapi ada satu hal yang buatku tidak ada yg bisa mengalahkan singapore yaitu wifi gratisannya itu lho... dan di apartemen ini juga disediakan wifi gratis... Ini nih pelayanan terbaik untuk turis, sayang Indonesia sama sekali tidak memikirkan hal ini.

Whuaaaaa.... nguap deh aku, ngantuk, mau tidur dulu. M&D sendiri udah ga ada yg sadar, udah dalam2 semua napasnya... n mereka berdua bau counterpain lagi...hasil jalan yg jarang mereka lakukan di Jakarta... Sleep dream...sleep well!

Thursday, March 05, 2009

Jakarta hujan - Macet!!!

Ternyata kelamaan di daerah bikin aku menderita banget dengan kemacetan Jakarta habis hujan yg bukan main stuck-nya disana sini. Status orang2 di FB juga sama bilang stuck di tempat masing2... hahaha... geblek.
Padahal tadi pagi terang benderang, kok mendadak tengah hari langsung hujan and bikin macet. Oh my GOD. Parah... !!! ganti gubernur ternyata belum mampu mengatasi macetnya Jakarta.... Termasuk masalah banjir lokalnya. OK semua orang ga ada yg pulang tepat waktu... rasain... sengsara barengan....

Monday, March 02, 2009

I'm happy to have you..you...you...yes,you...as my friends

Iya, temenan itu membutuhkan 1 unsur yang sama, entah sama gilanya atau sama hobbynya. Walhasil aku punya beberapa grup teman yg kadang-kadang ga pada nyambung satu dengan yg lain. Soalnya cuma sama satu sifat aja sih. Yg paling nggak banget kalau temenan hanya karena sekantor atau satu sekolah saja. Itu memang menjadi dasar kita temenan, tapi ikatannya lemah banget kalau ga ada persamaan lain.

Kayak tadi malam, bisa2 nya kita chatting hanya untuk merencanakan kado nikahan salah dua temen yg kebetulan ada di grup yg sama, pasangan itu. Tapi disertai dengan segala macam obrolan yg ngalor ngidul ga jelas. Sementara siangnya juga chattingan sama temen dr kelompok lain, walaupun ga lama. Dipikir-pikir ym dan segala messenger lain ada untuk menunjang pertemanan kita itu. Hahaha... terimakasih Tuhan, semua temenku ga ada yg gaptek... Paling parah kalau ketemu orang yang gaptek, diajak chatting susah, diajak email susah. Hari gini, pake cara konvensional, ngabisin waktu tau.