Tuesday, November 10, 2009
Marah trus nangis trus ngomel-ngomel deh
Terserah situ dah, mau datang kek, mau batal kek, yang penting kasih tau kita aja maunya apa. Kesel jadinya, pake bilang kita mesti nurut aturan segala. Ya... saya tau aturannya, tapi hanya itu alternatif yang tersedia, trus mau gimana.
Lagipula kunjungan ini kan asalnya dari panjenengan, saya hanya membantu melancarkan di daerah saja. Kok jadinya seperti saya yang memaksa panjenengan untuk datang dan pergi kesana dengan tidak mengikuti aturan. EGP dah, tapi jangan lagi minta disetting untuk ketemu dengan mitra lagi ya... urus aja sendiri... saya ga akan ikutan lagi.
Walhasil hari ini saya sukses nangis jengkel di kantor dan ngomel-ngomel panjang pendek. Jangan kebangetan lah kalau jadi boss, bisanya cuma nyalahin bawahan aja. Iya kalau bawahannya punya pikiran normal, kalau udah abnormal kaya saya ga mempan tuh ancaman. Percuma, palingan juga saya maki-maki panjenengan di belakang. Gitu....
Saturday, November 07, 2009
Warna dalam hidupku
Hitam
Warna satu ini mendominasi gadget saya, laptop, ipod, kamera rasanya makin mantap jika berwarna hitam. Sampai2 untuk tempatnyapun saya cenderung memilih warna hitam.
Hitam juga mendominasi busana kerja saya, terutama celana panjang, rok atau blazer. Kadang2 saya mencari t-shirt hitam juga.
Abu-abu
Sebagian besar t-shirt saya berwarna abu2, sampai2 membuat orang bosan. Tapi entah kenapa membuat saya tenang memakainya.
Ungu
Lebih sering saya pakai untuk pernak-pernik. Tas, sepatu dan barang2 girlie lainnya. Ungu bagi saya seperti warna pink bagi perempuan lain.
Merah
Warna alternatif kalau tidak ada warna favorit. Hp tidak ada yg hitam berarti saya akan pilih warna merah. Sepatu tidak hitam, saya pilih warna merah. Koper tidak ada pilihan hitam maka saya pilih yg berwarna merah.
Hijau
Pilihan saya untuk barang2 di kamar mandi, rasanya segar kalau perlengkapan mandi kita bernuansa hijau.
Putih
Hanya cocok untuk warna tembok kamar dan sepatu olahraga saja. Tembok kamar mutlak putih, karena membuat kamar jadi lebih terang, tapi tidak menyilaukan.
Warna anda?
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Nat King Cole n lonely me
Hari minggu dari jaman baheula selalu menjadi hari tersepi, perkecualian di jaman smp-sma. Maka hari minggu yg panas terik paling cocok mendengarkan nat king cole yg mendayu-dayu dan merana. Yeah, sebenarnya jiwa melankolis saya cocok mendengarkan balada, mendayu-dayu dan merana, asal bukan dangdut, hehehehe, entahlah kenapa ga bisa menerima dangdut. Apa yg ga klik di musik dangdut dengan selera musik saya? Kenapa selalu terasa kasar di telinga ini?
Yang saya ingat saat kecil dulu memang steril dari lagu dangdut, tampaknya nenek saya sudah mencuci otak saya dengan seleranya. I missed her so much. Selera kami memang sama, dulu yang rajin nonton keroncong atau orkestra klasik jaman tv hanya tvri hanya saya dan nenek, sementara ibu saya sudah tidur, idem dito dengan adik laki2 saya. Dan kaset yg sering kami putar dulu kalau tdk andy williams, serenade mandolin (isinya lagu2 klasik yg dimainkan dengan mandolin) atau lagu2 barat th 50-an. Hih, selera tua jadinya. Tapi semua itu membuat saya akhirnya lebih senang dengan musik barat. Mungkin tanpa disadari saya benar2 menjadi copy-an dari nenek saya.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Tersudut
Saya sudah bosan tinggal disini karena tidak ada tanda2 orang di sini membutuhkan program bantuan. Buat mereka program tambahan dirasakan sebagai beban. Sungguh orang-orang yang bebal. Memang hampir tak ada gunanya untuk bekerja dengan aparat pemerintah yang tidak tahu artinya melayani. Capek dan batas ketahanan saya adalah waktu yang sekarang ini. Katakan saya putus asa atau frustasi, tapi saat anda ada di posisi saya, rasanya hampir tidak mungkin menjelaskan bahwa mereka sama sekali tidak memenuhi standar mutu yang mereka terapkan sendiri.
Oleh karenanya cukup sudah... Tidak perlu dilanjutkan lagi bukan? Biarkan saya kembali berjuang mendapat pekerjaan lain yang lebih fresh tantangannya sampai satu ketika harapan saya kembali musnah.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Monday, November 02, 2009
Aura depresi
Baca koran: jengkel juga, apalagi ada essay yang masih mempersoalkan ketidakterwakilan suku mereka dalam kabinet. Alaahhh... apaan sih, yg nggak-nggak aja dimasalahkan.
Sebal ngeliat berita tentang anggota DPRD lokal, baru dilantik udah travel ke Jakarta dengan alasan bintek. Gile, kagak malu sama kampanyenya setahun lalu. Astaganaga, ga heran kalau makin sedikit aja orang yang bermiat milih, kelakuan sama omongan ga sinkron sih.
Akhir-akhir ini semua hal yang berputar di sekitarku kok auranya bikin depresi aja. Mulai yang bilang ada pertemuan di jakarta tapi ga jelas kapan waktunya (hih, kebiasaan bohong kok ga direm), sementara kita udah bikin planning kegiatan juga. Belum lagi yg sok nge-boss, main perintah untuk melakukan kerjaannya sementara kalau rapat kita ga pernah diundang. Gimana saya bisa tahu kalau hasil rapatnya aja kita ga tau. Capek.
tuh kan bener aura depresi semuanya
Life and Work Balance katanyah...
Contoh: udah berapa kali saya memasukkan jadwal cuti ke dalam jadwal kegiatan bulanan, tapi malah tidak terlaksana karena tiba-tiba ada boss yang mau datang. Sebbellll tau, apalagi kalau ada email muncul yang mengingatkan kita mesti ambil cuti tahunan, jangan ditumpuk. Huh... sapa yang mau numpuk cuti. Mau weekend ke jakarta aja mesti pintar-pintar bikin jadwal.
Boss-boss itu kan keseringan meeting di jakarta, jadi mereka udah bosan ke jakarta. Nah anak buah macam kita yg udah sampai megap-megap kurang nafas karena terbenam di tempat yg ga jelas ini, kan sesekali pengen juga ngeliat kota besar, bela-belain nabung untuk beli tiket, tapi yang ada malah harus gigit jari membiarkan waktu weekend habis melayani para boss dan super boss.
Coba ya, mereka itu sesekali datang ga usah pake dilayanin, pergi aja sendiri dan biarkan kita dengan kegiatan kita... hahahaha... impossible.
Ya udah boss, kalau begitu kita udahan aja ya. Saya mau pindah ke tempat lain aja. Bosan di daerah ini terus, yg orang-orangnya ga ada niat untuk berusaha lebih baik lagi, udah patah arang nih.
New Email names for you!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
Sunday, October 18, 2009
Ngelindur
Walaupun saya bukan peminum, jika sedang ada di luar negri suka minum sedikit. Walaupun anggur tidak ada pengaruhnya (kecuali bikin saya ngantuk) tapi saya tidak kuat dengan champagne. Rasanya yg mirip air benar-benar menipu, karena efeknya jauh lebih dahsyat dari anggur. Cukup satu-dua gelas sudah membuat saya mabuk, walaupun otak saya biasanya sudah mengingatkan begitu saya ngomong nganco atau tertawa cekikikan ga jelas. Lumayan peringatan itu segera membuat saya langsung stop minum dan mencari air saja. Lain kali saya minum cocktail yg dicampur sari buah, ternyata efeknya sama dengan champagne padahal rasanya yg manis mengaburkan indra pengecap.
Jadi buat saya kurang tidur sama dengan mabuk. Makanya ga heran kalau saya menjadi jawara tidur di rumah. Sejak kecil julukan kebluk, pelor (nempel bantal molor(tidur)) adalah nickname saya, tapi daripada tidak fit kan mendingan tidur saja....huaaaamhmmm
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Friday, October 16, 2009
Hasil lab
Hasil lab hitung jenis mengatakan aneminya jenis hipokrom mikrositer. Bukan jenis yang bagus berkaitan dengan kurangnya produksi zat besi. Tapi dia tidak merasakan adanya perdarahan lama. Jadi penyebab lainnya adalah kesalahan genetik thalasemia minor, yg silent jika diderita perempuan. Duh... Desahnya kenapa sih ga normal aja hasil pemeriksaannya, toh selain episode rasa capai yg akut dia jarang punya keluhan lain. Sebal, ucapnya penuh perasaan.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Seperti kerang
Satu kelebihan lain yang dimiliki perempuan itu adalah kemampuannya menarik perhatian audience saat dia berbicara. Telah beberapa orang menyatakan pada perempuan itu. Tapi kelebihan itu hanya akan keluar jika perempuan itu sedang bersungguh-sungguh membuka dirinya pada dunia luar. Sehari-hari perempuan itu seperti kerang yang akan segera mengatupkan diri jika ada ancaman mendekat.
Perempuan itu kini sedang tidak ingin menarik perhatian laki-laki manapun. Tapi selalu ada laki-laki yang salah mengartikan bahasa tubuhnya, menganggap perempuan itu memberikan perhatian pada dirinya. Perempuan itu benci situasi seperti itu. Terpojok, terluka, perempuan itu memperlihatkan wajah jahatnya yang tersembunyi. Wajah lain perempuan itu adalah wajah perempuan yang pernah tersakiti laki-laki. Kini dia tak ingin memberikan kompromi pada laki-laki manapun. Perempuan itu tak ingin lagi disakiti oleh laki-laki yang tidak sungguh-sungguh dia cinta.
Bagi perempuan itu dunia saat ini sudah cukup membahagiakan dan dia belum membutuhkan kebahagiaan lain yang dihasilkan oleh satu hubungan mesra lelaki dan perempuan.
Perempuan itu seperti kerang tengah membalut luka hatinya menjadi sebuah mutiara cinta yang akan diambil oleh si penyelam pemberani jauh ke dasar laut hatinya. Hati perempuan itu akan menghantam setiap orang yang mencoba menyelam mengambil mutiara dengan gelombang dahsyat, dan mengusir mereka yang tak berhati teguh dan tulus. Adakah yang tahu mutiara cinta yg masih tersembunyi itu atau dia akan berada di dasar lautan hati selamanya? Perempuan itu hanya berharap dan tidak memusingkannya.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Don't jugde a book by it's cover
Tapi tentu masyarakat tidak semudah itu melepaskan seorang manusia aneh sendiri. Mereka selalu ingin menjerat free spirit kedalam kehidupan berpasangan. Selain tuduhan terlalu pilih2, mereka selalu memojokkan perempuan itu ke sudut seolah kehidupan single begitu hina. Lebih hina dari mereka yang melakukan perzinahan atau hubungan sesama jenis, yang dalam agama yang dianutnya jelas merupakan murka Tuhan. Jiwa bebas perempuan itu terluka dengan semua tuduhan, tapi dia masih merasa bahagia dibanding terikat dengan rantai tak kasat mata yang disebut pernikahan. Walaupun dia tak menafikan tetap menginginkan seorang pendamping. "Tuhan, bisiknya, "berikanlah aku kemampuan untuk bisa mencintai laki2 yang tertarik padaku dan aku akan memakai rantai itu dengan senang hati"
Bagi perempuan itu sangat tidak mudah meninggalkan zona amannya selama ini. Dia sering membayangkan dirinya adalah putri yang tejebak dengan sebuah menara tinggi, tahun demi tahun rambutnya memanjang dan bisa mencapai tanah dibawahnya. Dia punya alat untuk membuat seseorang memasuki menaranya tapi tentu tidak sekedar orang lewat akan diberi kesempatan memakai rambut panjangnya untuk naik masuk ke menara untuk menyelamatkannya dari hidup single. Kriteria perempuan itu untuk penyelamatnya tidak dimiliki laki2 itu sehingga tidak mampu menggerakkan hatinya untuk mengulurkan rambut panjangnya.
Perempuan itu punya ambisi dalam karir yang setanding dengan ambisi pria. Perempuan itu memerlukan seorang laki-laki berjiwa istimewa, seorang berjiwa penjelajah seperti dirinya yang tidak bisa terikat dengan kemapanan, seorang berjiwa romantis yang mampu berkomunikasi dalam diam dengannya, seseorang yang membuat dirinya tenang hanya dengan kehadirannya, seorang dengan keluasan minat dalam hidup yang setara dengannya, seorang yang juga berjiwa seni yg mampu membuat semua aspek hidup tampak indah dengan upayanya. Seorang yang sama anehnya dengan diri perempuan itu. Adakah lelaki impiannya mewujud di dunia ini dan tertarik padanya, jika ada maka perempuan itu akan mau mendampinginya seumur hidup.
Diluar lelaki impiannya, perempuan itu sedang mengagumi dan memuja seorang lelaki cantik yang tak akan tergapai olehnya. Perempuan itu dengan kesadaran penuh menyadari perasaannya akan sia-sia, karena lelaki cantik itu bahkan tidak tahu perempuan itu eksis di dunia.
Ah, desahnya, lihat matanya yang teduh, senyumnya yg manis, postur yang tegap tapi anggun dan elegan. Dia menguasai bahasa tubuh dan mampu mengkomunikasikannya pada semua pemujanya di seluruh dunia ini. Perempuan itu tahu dirinya dianggap bodoh, tapi lelaki yang hanya dijumpai dalam bentuk dua dan tiga dimensi itu terlalu dahsyat magnet pesonanya. Perempuan itu tertarik dan masuk berputar di sekitar lelaki itu. Dia ada di orbit terjauh, tapi tidak sanggup melepaskan diri. Love is a little crazy thing, teriak the Queen. My love for you is like a sinking ship, a tragedy, desah perempuan itu. Tapi biarlah, setidaknya perempuan itu tetap merasa dirinya masih manusia karena masih mampu mendamba seseorang. Bukan cyborg yg tak tau mencinta.
Don't judge a book by it's cover. I know, katanya, it's only I love this special book by its beautiful cover.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Friday, October 09, 2009
what is love
Korea sudah semakin maju dengan pembuatan filmnya, Hallyu wave pun menghasilkan aktor-aktor ganteng yang enak dilihat. Hahahaha...tetep deh membutuhkan kenikmatan visual selain jalan cerita dan dialog yang bagus. Salah satu dialog favorit saya adalah saat Dam Deok pertama kali maju ke pertempuran agar Sujini si tomboy jago panah itu tetap ada di sisinya.
Dam Deok: "Ingat nanti kamu harus nemplok (sticked) sama saya" saat itu di hati Dam Deok sudah timbul rasa sayang pada Sujini si jail tukang nenggak arak yg masih bingung gender itu.
Sujini:" memangnya aku lalat yg suka nemplok di tempat tidur?"
Dam Deok: "Bisa tidak sekali ini kamu langsung bilang ya, dan jangan membantah, aku ini kan .........(pause) rajamu."
Sujini: "... YA... " Dam Deok membalas dengan memberikan senyum kecil penuh kepuasan.
Kalimat Dam Deok yang menyatakan "aku ini kan .... rajamu" itu dua arti. Saat itu Dam Deok memang baru menerima bahwa dialah sang raja Joo shin, bukan sepupunya, tapi kata rajamu juga berarti "raja di hatimu" untuk Sujini. Karena tidak ada yang berani membantah Dam Deok kecuali Sujini, tapi biarpun ngomel-ngomel toh Sujini tetap menuruti kata Dam Deok. Dan sang raja, akhirnya menghendaki kepatuhan Sujini sebagai tanda bahwa Sujini adalah miliknya sendiri. Dam Deok yang terlalu sering kehilangan orang-orang yang dicintainya, jelas sekali menunjukkan sikap posesif pada Sujini si orang berhati bebas, yang jauh di dalam hatinya mencintai Dam Deok sebagai perempuan tapi otaknya memberikan penghormatan kepada raja yang dijunjung dan dilayaninya.
Kalau diingat-ingat BYJ itu setara sama si aktor kabuki yg cakep Ichikawa Ebizo XII. Keduanya kharismatik dan masing-masing adalah laki-laki yang cantik tapi tidak gemulai. Ichikawa Ebizo XII sendiri dalam kabuki mampu memerankan dengan baik sebagai laki-laki maupun perempuan, sedangkan BYJ dengan rambut panjang tergerai dan tampak feminin, tetap punya kharisma laki-laki. Arrgggghhhh... mataku memang tidak tahu diri.
New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
Thursday, October 08, 2009
Diet and Masak
Pagi-pagi sudah jalan ke pasar sebagai upaya tambahan untuk membuat badan bergerak, setelah belanja total 61.000 yg jika dibagi 2 menjadi 30.000 per orang bahan makanan mentah. Weks, sama aja dengan beli makanan, di rm padang 30.000 udah bisa dapat 2 lauk tuh. Hush...hush... godaan buruk. Kan niatnya untuk hidup sehat bukan?
Sekarang tinggal tunggu siang untuk masak sup ayam saja hahahaha... berhasil ga nih?
Wednesday, October 07, 2009
Sore ini hujan turun, tidak besar tapi sanggup membasahi tanah yg kering. Bau tanah terbawa angin yg lebih sejuk, sungguh patut disyukuri.
Hujan selalu membawa suasana romantis. Dan keletihan karena kerja membuatku ingin menikmati malam ini dengan bersantai dan memimpikan lelaki yg tak terjangkau itu.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Tuesday, October 06, 2009
Hug means ...
Let me put my arms around you
This was meant to be
And I most so glad to found you
Need you everyday
Got to have your love around me
Baby always stay
Cause I can't go back to living without you
Sepenggal lirik lagu itu merupakan gambaran hubungan Sujini dan Dam Duk dalam serial the Legend. Dam Duk awalnya hanya merasa tenang dan bisa santai kalau ada Sujini yg tomboy, serampangan, hobby minum arak dan jago panah itu. Tapi hati Dam Duk sudah diserahkan pada Kiha, yg tersisa hanya persahabatan yg unik bagi Sujini.
Persahabatannya dengan Dam Duk, sang reinkarnasi raja Joo shin, membuat Sujini selalu ada di samping Dam Duk untuk mengabdi pada calon raja yang akan membawa kesejahteraan pada negara goguoryu. Ada magnet diantara kedua orang ini karena sebenarnya Sujini adalah reinkarnasi dari cinta sejati raja Joo shin, Sae Oh. Walaupun keduanya tidak menyadari hal itu.
Kekaguman Sujini pada Dam Duk sebenarnya telah lama berubah menjadi cinta mendalam. Kebutuhan Dam Duk akan keberadaan Sujini setiap hari disekitarnya perlahan-lahan mengubah perasaan persahabatan biasa menjadi kasih sayang yang luar biasa. Sedangkan cintanya pada Kiha menghilang secara drastis saat kematian ayahnya dan keberpihakan Kiha yang terpaksa pada pihak musuh.
Sujini lah yg berada di samping Dam Duk dan mendukungnya saat melakukan perang yang nyaris tidak mungkin dimenangkan. Sujini yg mengobarkan semangat disaat Dam Duk terpuruk. Tapi Sujini juga yang mengambil keputusan untuk menghilang dari hidup DamDuk selamanya, setelah tahu dirinya bisa menjadi sumber bencana di alam raya. Saat Sujini menghilang adalah saat Sang Raja sadar keberadaan Sujini bukan sekedar teman minum arak dimalam hari, atau prajurit yg penuh keberanian untuk berperang di samping raja yg sangat dihormatinya. Saat sadar Sujini menghilang, tidak ada arti lagi untuk meneruskan perang dan mencapai kegemilangan sebagai raja Joo Shin, Dam Duk memutuskan untuk mencari Sujini dan membuatnya selalu ada disisinya, tak peduli Sujini akan menjadi sumber bencana baginya. Hidup tanpa Sujini sudah menjadi bencana yg nyaris tak tertahankan oleh Dam Duk yg selalu kehilangan orang-orang terdekat yg dicintainya: ayah-bunda-kiha, jadi jangan sampai Sujini pun hilang. Dialah pelita hidup Dam Duk.
"Rajaku, saat ini bukan waktunya mencari Sujini, dia akan mampu bertahan hidup dengan kemampuannya, kewajiban lebih besar dipikul seorang raja untuk anak buah dan rakyatnya," jendral kepercayaannya menasihati.
"Aku-tak-peduli!!!" Raung Dam Duk murka, tidakkah jendral itu punya seseorang yang disayangi juga?
"Junjunganku, ijinkan saya mencari Sujini dan membawanya ke hadapan Tuanku. Jadi Tuanku pergilah memimpin pasukan untuk berperang. Saya pasti akan menemukan dan membawa Sujini kembali," sang penjaga dewa naga menawarkan bantuannya.
"Bagaimana caramu menemukan dia?"
"Tidak tahu, tapi saya pasti akan menemukannya, karena dialah yg selalu ada dalam mimpi2 saat saya masih terkutuk."
Dam Duk menatap mata sang penjaga dewa naga, menemukan tekad dan kepastian disana, dan akhirnya melepaskan dewa naga mewakilinya.
----
"Aku tak akan kembali kesisi raja, terlalu berat bagiku kalau harus menjadi bencana baginya"
"Tapi kau perempuan sang raja bukan?"
"Mungkin"
"Jadi kenapa tak kembali ke sisinya"
Sujini tersenyum kecil, "aku takut memastikan, mungkin kami akan berjodoh di kehidupan berikutnya. Jadi kawanku, katakan pada Raja, bahwa kau tidak menemukanku, bahwa aku sudah mati, dan kau menggantikan diriku, harus selalu ada disamping raja setiap saat, membuatnya tersenyum minimal sekali sehari, bawakan arak dimalam hari saat raja gundah tak bisa tidur, temanilah dia disaat banyak masalah yang dipikirkan karena Raja sangat mudah kesepian. Berjanjilah kau akan melakukan apa yang aku ingin lakukan tapi tak bisa kulakukan, karena takdirku, sebagai reinkarnasi black phoenix. Aku memilih mati daripada harus menjadi penyebab hancurnya dunia"
Sang penjaga dewa naga menatap tajam mulut Sujini, melihat keteguhan disana. Dinantinya Sujini pergi sebelum dia kembali kepada Raja.
-----
"Kau tidak berhasil menemukan Sujini?"
"Tidak tuanku, Sujini meminta saya mengatakan pada tuan bahwa saya tidak menemukan dirinya"
"Seandainya aku datang ke tempat pertemuanmu dengan Sujini, apakah aku akan menemukannya tetap ada disana?"
"Tidak tuanku, dia sudah pergi tanpa diketahui arahnya dan bertekad untuk tidak ditemukan."
Kewajiban menahan Dam Duk untuk mencari Sujini.
----
Tahun kedua menjadi Raja Joo shin, Dam Duk menemukan jejak Sujini tapi Sujini dengan cerdik menghilang dari hadapan Dam Duk
----
Tahun ke 8 menjadi raja Joo Shin, Dam Duk mendapat jejak segar Sujini. Tanpa mempedulikan jendral-jendral dan pasukannya dia berkuda sendiri. Para jendral kebingungan mencari penyebab tingkah aneh dan tidak sabaran Dam Duk yg biasanya terkontrol, sabar dan penuh strategi. Hanya sang penjaga dewa naga yang paham arti kegelisahan sang raja.
Dan setelah berkuda ke luar kota Dam Duk menemukan seorang perempuan cantik sedang memperbaiki roda kereta, ada anak lelaki kecil pintar dan lucu bersamanya. Perempuan itu Sujini, tapi siapa ayah anak Sujini? Tapi dia Sujini, pelita hidupnya, orang yang disayang melebihi nyawanya, asal dia mau ada kembali kesisinya pun sudah menjadi kebahagiaan tak terhingga, air mata perlahan membasahi matanya. Hampir tak percaya bisa menemukan cinta sejatinya hidup dihadapannya.
"Apakah semua barang ada didalam kereta ini? Pantaslah rodanya rusak, kalau tidak kau pasti sudah bisa mencapai kota, biar kubantu perbaiki" ucapnya bergetar.
Perempuan itu berpaling, terkejut, terdiam.
Sang raja berjalan mendekati kereta dan memeriksa rodanya
"Kau diam disini, biar kupanggil pengawal untuk memperbaikinya."
"Terimakasih atas kebaikanmu Tuanku, tapi perempuan yg kau kenal dulu, anggaplah sudah mati dan aku hanya perempuan yang kebetulan mirip dengannya. Kembalilah tuanku ke istana."
Dam Duk pun menendang roda yang rusak sekuat tenaga dan membuatnya copot. Rasa marah memenuhi hatinya, menyadari keengganan Sujini untuk kembali kesisinya.
"Kau tidak bisa menghilang lagi dari hadapanku, aku tidak pernah percaya setiap kali orang mengatakan kau sudah tiada," raungnya penuh perasaan.
Tak tahan lagi dipeluknya Sujini erat-erat,
"Istanaku adalah tempat dimana kau berada, dan aku akan membawa pasukanku kemari ke tempatmu. Aku sudah tahu kau reinkarnasi black phoenix, bahwa aku harus membunuhmu dengan tangan sendiri saat kau berubah menjadi black phoenix dan akan menghancurkan dunia. Tapi sampai itu terjadi, tetaplah disisiku, karena aku menyayangimu melebihi nyawaku."
Sujini pun tidak ingin lagi memungkiri perasaan, dipeluknya Dam Duk erat-erat. Tidak ingin lagi membuatnya menderita lebih parah.
"Berjanjilah kau akan segera menghabisiku begitu aku berubah menjadi black phoenix" bisiknya. Dam Duk hanya mengeratkan pelukan sebagai jawaban.
Dan sekian lama mereka berpisah, Sujini tak pernah sekalipun berpaling hati, anak laki-laki itu adalah keponakan Sujini.
Cinta Dam Duk pada Sujini dimainkan dengan baik oleh BYJ dan pemeran Sujini, membuat hatiku berdebar-debar saat menontonnya. Hubunga diantara mereka menjadi hubungan paling romantis. Dan BYJ beneran cocok berambut panjang, plus karismanya sebagai raja, dan tingkahnya sebagai pangeran yg kesenangan utamanya menyelinap ke luar istana, pokoknya, cakep banget dah. Aduh Yoon sama, kupersembahkan hatiku diatas baki pualam untukmu
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Sunday, October 04, 2009
Move forward
Setelah faham, tidak juga membuat kemajuan bagi saya. Dendam tersimpan didasar hati teruntuk laki-laki sial itu. Saya membuang-buang waktu dimana seharusnya saya melihat kehidupan di hadapan saya dan meninggalkan masa lalu di belakang.
Kini belenggu masa lalu sudah banyak lepas, tinggal menunggu keberanian saya untuk melangkah dari titik beku itu. Perasaan terbebaskan ini sejalan dengan tumbuhnya keberanian di dalam hati. Saat ini saya tidak ingin berkompromi dengan perasaan, siapapun yang mau mencintai saya mesti menerima seutuhnya, baik dan jeleknya saya. Seperti saya juga siap menerima seseorang itu seutuhnya dengan segala kebaikan dan keburukannya. Tapi tentu saja tidak cukup hanya tekad, tapi juga aksi. Dan disinilah sang naga hadir, saya enggan meninggalkan comfort zone sebagai perempuan yg punya kontrol penuh terhadap segala tindakan dan aspek finacial. Jadi apakah akan ada seseorang untuk saya? Mudah2an saja ya, walaupun tak perlu harus ikut acara TV yg sedang booming itu bukan?
Terinspirasi dari tulisan samuel mulia di kompas minggu tentang acara "take him out/take me out"
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Tetap menjomblo di usia 40
Jomblo, tidak laku atau kadaluarsa dll istilah yg ditujukan kepada orang yang belum menikah diusia tidak muda lagi. Di dunia ini tampaknya hidup single menjadi satu plague yang harus dihindarkan oleh orang normal. Sehingga tidak sedikit perempuan2 yang panik dan menikahi laki-laki yang salah, hanya karena tidak ingin terbebani status ini. Kadang2 komentar2 itu terdengar menyakitkan.
Mari kita review diri saya: usia sudah 40, boro2 suami pacar aja ga punya, tidak memiliki rumah, mobil atau tanah dan berlian, dan tentunya tidak punya anak. Apa yg saya miliki sebagai modal kemapanan? Nol besar, zero, nothing. Herannya saya kok tidak sepanik perempuan2 yg memaksa diri mereka mencari jodoh semaksimal mungkin. Apakah saya bodoh atau sudah tak punya keinginan atau harapan lagi? Mungkin kedua-duanya.
Tapi saya tak perlu membohongi diri kalau kadang2 ada rasa membuncah untuk bisa mencintai seseorang, sayangnya tidak ada objek untuk saya cintai. Kadang saya bertanya-tanya pada diri sendiri apakah saya sama sekali tidak punya daya tarik atau hal2 yg bisa dipertimbangkan lawan jenis saya untuk dijadikan teman sehidup semati? Entahlah, saya sama sekali tidak tahu jawabannya.
Sampai detik ini saya selalu salah membaca signal lawan jenis. Jadi menimbulkan perasaan apatis. Ya Tuhan, maafkan hambaMu ini yang belum bisa memenuhi sunnah Rasullulah.
Di usia 40 ini saya masih bisa menikmati kebebasan saya (tanpa paksaan), hidup egois, tidak bertambah bijak dan tetap dikelilingi teman, sahabat, orangtua dan adik, yang memanjakan saya dan tak pernah usil menanyakan kenapa saya tak kunjung punya kekasih. Hidup memang sebentar, dan jika kita tidak ada jodoh, kenapa tidak kita nikmati saja kesendirian ini. Tidak perlu gundah dengan semua omongan orang bukan?
Betul-betul-betul*upin&ipin mode:on
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Merindukan tanah asing itu
Indonesia adalah negara yg indah, alamnya akan membuat semua orang tercengang, dan saya telah banyak menapaki daerah2 yg jarang terlihat oleh sebagian besar rakyat disini. Tapi alam yang indah saja tidak cukup untuk membuat saya ingin menetap. Jauh di lubuk hati saya selalu ada keinginan untuk menghirup wangi udara sejuk dingin di daerah2 subtropis. Karena itu saya ingin melakukan tes terakhir yaitu tinggal di sebuah negara subtropis selama beberapa saat. Apakah setelah melakukan itu saya bisa merasakan ikatan dengan Indonesia?
2 kali melakukan perjalanan ke eropa, setiap kali berada di sana saya dengan mudahnya menyesuaikan diri dan sangat jarang tersesat. Hampir tidak kesulitan untuk memahami sistemnya, bahkan tidak merasa kerinduan terhadap makanan indonesia. Yg agak memberatkan hanyalah mahalnya makanan disana. Selain masalah dompet jarang sekali saya mengalami diskriminasi.
Itulah salah satu alasan saya sangat ingin sekolah di sana minimal setahun dan merasakan efeknya pada diri ini. Mungkin tanpa disadari darah ayah saya mengalir terlalu kental di tubuh ini dibanding darah ibu. Ayah saya yang pernah tinggal 2.5 th sekolah di amerika tanpa sekalipun melakukan liburan di indonesia, malah memilih berkeliling disana saat liburan, mungkin secara tidak sadar semangat menjelajah itu terwarisi secara oleh saya melalui DNA. Nenek saya pernah berkata bahwa kaki saya bersayap, tidak bisa diam disatu tempat. Mungkin itu pula sebabnya saya sangat gemar membaca buku dari negara asing hanya untuk bisa meneropong jauh ke sebuah negara asing.
Sekarang ini hanya bisa berdoa mudah2an saya bisa sekolah di salah satu negara subtropis. Mencari ilmu sekaligus memuaskan keinginan menjelajah. Mudah2an, amin.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Saturday, October 03, 2009
He's not that into you
Berhubung 5 hari kerja sebelumnya betul2 aktif kegiatan, maka weekend ini kuhabiskan dengan nonton dvd Harry Potter untuk breaking the spell of my crushing feeling for BYJ in the Legend. Yes I know it's pathetic to have a crush to "imaginary" person. Although BYJ is real person, but it'll be a fictious enough for my feeling. But I can't help it, especially because I didn't have a real person to be falled. Funny, huh?
Back to my weekend day, hari minggu aku bermalas-malasan. It's a glorious day to have a clean room. Dan akhirnya nonton "he's not that into you". Dan terhibur plus dapat pencerahan dari Gigi, perempuan yg jungkir balik melakukan berbagai hal memalukan untuk menemukan cinta. Film yg bagus, believe me. Dan pelajarannya: lebih baik membuat hal2 memalukan tapi akan lebih dekat menemukan cinta dibanding dengan tidak melakukan apa2.
Tapi yang kuinginkan saat ini sebenarnya traveling and not a man. Huh... Suasana baru, penjelajahan kejalan yang baru, melihat hal2 baru, menghirup udara yg baru. Bagaimana caranya bisa membuat hal itu nyata?
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Tuesday, September 29, 2009
Telah berhasil memenuhi janji...
Entah seperti apa penilaian diri mereka terhadap hasil kerjanya. Yg jelas segala kutuk dan cela tiap hari ditargetkan pada pln. Klo ga mampu mengelola listrik sendiri berikan saja sama swasta. Dari pada dikerjakan sendiri tapi ga punya kemampuan. Masalahnya hari ini di tempat kos sudah 2 kali mati lampu dan lama, 3 kali kalau dihitung dari malam. Jadi lebih lama matinya daripada nyalanya. Betul2 pengen makan orok. Dasar brengsek semua!!!
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Bae Yong Jun - sama
Dalam the Legend, sebagai Dam Duk yg humanis terpaksa harus meneruskan tahta pamannya. Seorang sepupu yg juga ingin posisi itu dan melakukan berbagai upaya yang menelan banyak korban, tapi langit sudah menunjuk siapa Joo shin king sebenarnya. Selain harus kehilangan orang tua Damduk harus mengalami kehilangan cintanya pada Kiha, dan selama beberapa saat persahabatan dan cintanya pada Sujini. Karakter Dam Duk yg selalu mengutamakan rakyat dan bekerja tanpa memikirkan kesejahteraan dirinya hanya bisa santai bila sedang berdua dengan Sujini melakukan kegiatan konyol dan gila-gilaan. Sekaligus juga kemampuan akting bertempurnya. Semua itu diperankan dengan sempurna oleh Bae Yong Jun. Perhatikan betapa perbedaan karakter saat dia berperan menjadi Hwang Mo raja yg turun dari langit yg sedikit arogan itu. Level permainan aktingnya hanya tertandingi oleh takuya kimura, sang legenda dorama jepang itu.
Jadi ngefans deh dengan Bae Yong Jun dan serial the legend ini.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT